Kehadiran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Blora dalam Uji Publik Monev Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah di Kantor BKPSDM Provinsi Jawa Tengah, Rabu (26/11/2025), menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora melalui PPID mengikuti Presentasi Uji Publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah di Kantor BKPSDM Provinsi Jawa Tengah, Rabu (26/11/2025).
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., hadir bersama Wakil Bupati dan pimpinan OPD, sebuah kehadiran yang mendapat apresiasi dari Komisioner Komisi Informasi Jateng, Setiawan Hendra Kelana.
“Ada bupati, wakil bupati, dan pimpinan OPD semuanya komplit hari ini dan penuh dukungan,” ujarnya.
Dalam presentasinya, Bupati Arief menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah pondasi utama pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Ia menekankan pentingnya akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Keterbukaan informasi ini menjadi pondasi yang penting bagi tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
“Keterbukaan informasi publik adalah sesuatu yang wajib. Dalam pemerintahan, kita tidak boleh tertutup, kita harus terbuka,” lanjutnya.
Uji publik tahun ini menghadirkan panelis dari berbagai unsur dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai komitmen serta inovasi keterbukaan informasi di Blora. Usai acara, Bupati Arief berharap Kabupaten Blora dapat mempertahankan predikat sebagai Kabupaten Informatif.
“Hari ini Kabupaten Blora telah melakukan Presentasi Uji Publik. Harapannya, semoga Kabupaten Blora memperoleh predikat Kabupaten Informatif,” ungkapnya.
Dengan tema “Memperkuat Ekosistem Keterbukaan Informasi Publik untuk Mewujudkan Kebijakan Publik yang Berdampak”, kegiatan yang diikuti 102 badan publik ini menegaskan pentingnya data yang mudah diakses, partisipasi publik, serta transparansi untuk menghasilkan kebijakan yang lebih berkualitas dan dipercaya masyarakat.