Sabtu, April 25, 2026

Pramono Anung Dorong Taman 1.000 Meter untuk Perluas RTH Jakarta

Upaya memperluas ruang hijau di DKI Jakarta terus dilakukan dengan pendekatan baru. Pemerintah Provinsi DKI kini mengarahkan strategi penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui pembangunan taman-taman skala kecil yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa keberadaan RTH tidak selalu harus dalam bentuk lahan luas. Menurutnya, pemanfaatan lahan kecil yang tersebar justru bisa menjadi solusi efektif.

“Fasilitas sosial dan fasilitas umum tidak semuanya harus besar. Lahan sekitar seribu meter persegi pun dapat dimanfaatkan menjadi taman untuk menambah ruang terbuka hijau di Jakarta,” ujar Pramono dikutip Minggu (15/3).

Ia menilai optimalisasi lahan-lahan kecil atau mikro dapat mempercepat penambahan ruang hijau karena tidak terlalu terbentur persoalan pembebasan lahan maupun proses birokrasi yang panjang.

“Dengan cara tersebut ruang terbuka hijau di Jakarta dapat terus bertambah tanpa harus menunggu lahan yang luas,” jelas Pramono.

Langkah tersebut juga mendapat dukungan dari legislatif. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menilai kebijakan itu realistis melihat kondisi Jakarta yang semakin padat dan harga tanah yang terus meningkat.

“Secara regulasi hal tersebut diperbolehkan. Jadi kalau ada pihak yang ingin menyumbangkan taman, itu dapat menjadi salah satu cara menambah ruang terbuka hijau,” kata Wibi.

Ia menambahkan, pembangunan taman kecil menjadi langkah awal yang lebih mudah direalisasikan dibandingkan proyek taman besar yang sering terkendala proses pembebasan lahan.

“Daripada menunggu taman besar yang sulit diwujudkan karena keterbatasan lahan, lebih baik kita mulai dari yang kecil terlebih dahulu,” tambah Wibi.

Selain mempercepat pembangunan fisik, skema tersebut juga diharapkan mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Keberadaan taman kecil di lingkungan permukiman dinilai lebih dekat dengan warga serta dapat meningkatkan kualitas udara sekaligus menjadi ruang interaksi sosial.

Wibi berharap, kebijakan ini mampu mendorong semakin banyak pihak untuk berpartisipasi dalam menghadirkan ruang terbuka hijau di berbagai sudut Jakarta.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.