Jumat, April 17, 2026

Pramono Anung Hembuskan Angin Segar Bagi Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Lewat Kebijakan Baru

Tempat wisata juga perlu pembaharuan, lewat kebijakan baru yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan, demi tujuan utama untuk menambah penghasilan dari obyek wisata tersebut. Hal tersebut yang kini sedang diusahakan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono Anung berencana memperpanjang jam operasional Taman Margasatwa Ragunan (TMR) hingga malam hari, membuka peluang wisata malam yang belum pernah ada sebelumnya di kawasan tersebut.

Menurutnya, Ragunan memiliki potensi besar sebagai destinasi fauna unggulan, setara dengan Taman Safari di Bogor, namun dengan keunggulan lokasi yang lebih dekat dan mudah dijangkau warga ibu kota.

Pramono menegaskan, pembenahan besar-besaran akan dilakukan untuk membuat Ragunan lebih menarik, nyaman, dan aman bagi pengunjung. Langkah awal mencakup perbaikan sistem tiket dan pembangunan parkir mobil bertingkat di luar area taman.

Kebijakan ini diiringi larangan mobil masuk ke dalam kawasan Ragunan demi menjaga kenyamanan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan menambah armada bus keliling yang beroperasi secara rutin.

Dengan luas lahan sekitar 127 hektare, fasilitas ini akan memudahkan pengunjung menjelajahi koleksi flora dan fauna yang disebut Pramono sebagai salah satu yang terbaik di Asia Tenggara. Ia berharap, langkah ini dapat menghadirkan pengalaman wisata baru dan memperkuat Ragunan sebagai ikon rekreasi ibu kota.

Selain itu Pramono Anung juga menyoroti tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) yang saat ini hanya Rp 4.000 sudah tidak sebanding dengan nilai dan potensi besar yang dimilikinya.

Menurutnya, di banyak kota maju di dunia, kebun binatang bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga ikon penting yang mencerminkan kemajuan, daya tarik, dan citra sebuah kota.

Dengan luas area dan koleksi fauna yang kaya, Ragunan dinilai layak mendapatkan penghargaan lebih, termasuk dari sisi penetapan tarif masuk.

Pramono memastikan rencana kenaikan tarif akan disertai kebijakan harga khusus yang adil dan terukur. Warga Jakarta akan menikmati tarif lebih terjangkau dibandingkan wisatawan dari luar kota maupun turis mancanegara, sehingga tetap terjaga aksesibilitas bagi masyarakat lokal.

Selain itu, pelajar pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan tetap mendapat fasilitas masuk gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan kesempatan rekreasi bagi generasi muda.

Dengan kebijakan ini, Pramono berharap TMR tidak hanya menjadi destinasi favorit warga Jakarta, tetapi juga mampu bersaing dengan kebun binatang kelas dunia, sekaligus memperkuat citra ibu kota sebagai kota modern dan berdaya saing tinggi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.