Minggu, Mei 3, 2026

Rekonstruksi Tak Fokus ke Polisi Tembak Mati Siswa SMK di Semarang, Keluarga Korban Kecewa

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Keluarga almarhum Gamma Rizkynata Oktafandy mengkritik proses rekonstruksi yang terkesan melebar sehingga tidak fokus pada insiden penembakan.

Rekonstruksi yang digelar Senin (30/12/2024) ini tidak hanya dilakukan di lokasi penembakan di Jalan Candi Penataran Raya, Kota Semarang.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menjelaskan, rekonstruksi digelar di enam lokasi dengan memeragakan lebih dari 40 adegan.

Dalam kegiatan tersebut, penyidik berupaya mengulik perjalanan para saksi sebelum sampai ke TKP penembakan.

Salah satu kuasa hukum keluarga korban, Zainal Abidin Petir mempertanyakan mengapa penyidik berambisi mendalami kegiatan para saksi dan korban, sementara tersangka justru tidak disorot.

“Kan saksi korban disuruh cerita dari awal mulai ketemu di mana, terus dari tempat satu ke tempat yang lain. Cuman Aipda Robig (tersangka) itu dari mana kok sampai ketemu anak-anak?” tanya Zainal.

Dia mengaku sudah pernah menanyakan hal ini ke penyidik, tetapi tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Menurutnya, jawaban penyidik muter-muter.

“Mestinya Aipda Robig (ditelusuri) dari mana? Coba misalnya dari rumah atau dari kantor jam berapa, terus lewat mana? Anak-anak lewat mana pun ditelusuri, Aipda Robig nggak. Ini nggak fair!,” kecam Zainal. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.