Minggu, Juni 14, 2026

41 Jenazah Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Diidentifikasi di RS Polri

Sebanyak 41 jenazah korban kebakaran Lapas kelas 1 Tangerang diidentifikasi di RS Polri, Rabu (8/9/2021)

JAKARTA – Sebanyak 41 jenazah korban kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk diidentifikasi.

 “Jadi untuk kepentingan hukum, untuk proses identifikasi dan proses penyidikan, semua jenazah kita bawa ke Rumah Sakit Polri,” kata Kepala Subbid Dokpol Biddokes Polda Metro Jaya Kompol Asep Winardi, Rabu (8/9/2021)

Asep melanjutkan, 41 jenazah korban kebakaran sudah berada di RSUD Kabupaten Tangerang. Sementara, pemeriksaan awal sudah dilakukan terhadap 10 jenazah untuk selanjutnya dibawa ke RS Polri.

“Jenazah semuanya sudah berada di sini, jadi sudah ada 41 jenazah, kurang lebih sekitar 10 (jenazah) sudah kita periksa secara pemeriksaan awal dan selanjutnya nanti kita lanjutkan di RS Polri Soekanto,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga akan mendirikan posko antemortem di Lapas Tangerang. Di sana, keluarga korban dapat membawa data-data yang diperlukan sebagai proses identifikasi, misalnya KTP, ijazah, atau rekam medis korban.

Ia mengimbau agar keluarga korban tidak perlu pergi ke RS Polri, cukup ke posko antemortem di Lapas Tangerang.

“Hendaknya ke posko antemortem yang di lapas, di sana akan didata sejauh mana hubungan dari keluarga ini apakah dia sebagai keluarga dekat atau keluarga jauh,” paparnya.

“Karena sangat dibutuhkan proses pengambilan DNA nanti apabila diperlukan itu kan memerlukan keluarga inti untuk diambil sampel DNA-nya,” ujar Asep.

Asep menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan proses identifikasi terhadap para korban akan rampung.

“Untuk waktu kita tidak bisa pastikan karena tergantung dari kondisi korban. Jadi nanti dari tim post mortem di RS Polri akan melaksanakan atau mengerjakan proses selanjutnya,” tandasnya.

Diketahui, kebakaran terjadi di Blok C Lapas Klas I Tangerang, Rabu pagi.

Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman menyebutkan, 41 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat dan dirawat di rumah sakit rujukan dan 9 orang mengalami luka ringan dan dirawat di klinik.

Pihak keluarga korban dipersilakan menghubungi call center 0813 8355 7758 untuk mendapatkan informasi terkini.


Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.