Rabu, Juli 1, 2026

Masyarakat Magelang tak Sabar Menanti TdB XXIII

MUNGKID – Masyarakat di sekitar Candi Borobudur tak sabar menanti perhelatan Tour de Borobudur (TdB) XXIII 2023 pada 5 Agustus mendatang. Pasalnya, finis dan puncak acara TdB mengambil lokasi di Candi Borobudur. Even olahraga sepeda balap yang mengangkat tema Unity in Diversity ini diyakini dapat mendongkrak perekonomian daerah. Masyarakatnya pun ikut ketiban rejeki.

Kabarnya, Gubernur Ganjar Pranowo akan ikut meramaikan TdB di Borobudur. Kehadiran Ganjar diyakini menjadi magnet tersendiri di TdB. Tidak hanya bagi pesepeda, tapi juga bagi masyarakat lokal yang mengidolakannya.

Pradana, pelaku wisata di Kabupaten Magelang ini antusias. TdB menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Borobudur. Terutama bagi peserta TdB itu sendiri. “Harapanya, mereka nggak sekedar ikut even saja. Sebisa mungkin menikmati alam Borobudur dan keramahan masyarakat lokal sekitar,” tutur pria yang akrab disapa Dana itu, Selasa, (1/8/2023).

Even TdB tahun lalu juga dinilai sukses membangkitkan perekonomian masyarakat. Begitu pula tahun ini, banyak peluang yang kembali bisa ditangkap oleh masyarakat sekitar. Mulai dari pengusaha homestay, kuliner, pengelola wisata, sampai pelaku wisata penyedia jasa VW tour.

“Karena bicara Borobudur itu bukan hanya candi. Borobudur memiliki UMKM, sunrise yang indah, sentra pengrajin, makanan lokal yang enak, dan masyarakat yang hangat,” tuturnya.

Dirinya pun menyadari, perkembangan even sport tourism di Kabupaten Magelang tidak lepas dari peran Gubernur Ganjar Pranowo. Ia juga punya kenangan tidak terlupakan saat timnya membawa Ganjar jalan-jalan menggunakan mobil VW. “Saya juga suka cara beliau memerintah Jawa Tengah,” imbuhnya.

Senada disampaikan Kabid UMKM Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kabupaten Magelang Hery Purwanto. Gelaran TdB mampu membangkitkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang. “Dampaknya positif. Roda perekonomian akan jalan,” terangnya.

Even ini pun menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM menunjukkan kualitasnya. Baik dari sisi rasa maupun kemasannya. Produk-produk mereka pun bisa dinikmati dan menjadi alternatif oleh-oleh peserta TdB. Bahkan bagi UMKM unggulan, bisa berpeluang menjadi peserta stan pameran.

“Perkembangan UMKM memang bergantung dari sektor-sektor lainnya, seperti sektor pariwisata maupun acara sport tourism,” imbuhnya.

Hery menyebutkan, Kabupaten Magelang adalah gudang UMKM. Setiap tahun, jumlahnya bertambah. Angkanya dinamis. Tapi saat ini, jumlah UMKM yang terdata mencapai 87.000 usaha. Jumlah ini diperkirakan terus bergerak dengan pendataan yang semakin massif.

Seorang akademisi dari Universitas Negeri Semarang, Billy Castyana, bahkan telah melakukan penelitian terkait dampak positif yang timbul dari TdB tahun 2022. Penelitian ini dilakukan mulai Juni-Juli. Hasilnya mengagumkan. Secara nyata, TdB memberi pengaruh pada sektor ekonomi dan promosi daerah untuk peningkatan wisatawan. Di sektor pariwisata itu dipengaruhi dari jumlah peserta yang tidak hanya dari warga lokal, tapi juga dari luar Jawa Tengah. “Ini potensi luar biasa,” tandasnya.

Even sepeda juga melewati berbagai rute. Dari sinilah, even TdB dapat memperlihatkan berbagai keindahan alam dari satu tempat ke tempat lainnya. Namun demikian, pengelolaan even TdB harus disempurnakan setiap tahunnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.