Rabu, April 29, 2026

Pesan Ganjar di Balik Kado Berisi Topi SD saat Ultah Mata Najwa

SUKOHARJO – Momen calon presiden 2024 Ganjar Pranowo memberikan hadiah topi di acara ulang tahun ke-13 Mata Najwa menjadi sorotan. Acara yang ditayangkan secara live pada (19/11/2023) itu, menghadirkan tiga pasangan capres-cawapres 2024 di atas panggung.

Sorotan peristiwa itu antara lain muncul dari opini yg diunggah di akun fanspage Melihat Indonesia dengan judul “Pesan Perdamaian Ganjar Dan Cita-cita Besar Indonesia” yang diunggah pada Senin (20/11/2023).

Dalam acara tersebut, Najwa Shihab selaku host meminta kepada masing-masing paslon untuk saling bertukar hadiah. Malam itu, Ganjar memberikan kado berisi topi SD dan kaus bertuliskan Pilpres Sementara Sahabat Selamanya” kepada Prabowo dan Anies Baswedan.

Postingan yang dimuat di akun fanspage Melihat Indonesia tersebut mengungkap pesan dibalik kado yang dibawa oleh Ganjar Pranowo. Kado Ganjar Pranowo yaitu topi SD berlogo Tut Wuri Handayani membawa pesan berisi semangat dari Ki Hajar Dewantara dalam menghidupkan dunia pendidikan di tanah air.

Bagi Ganjar, keunggulan sebuah negara bisa dilihat dari akses pendidikan dan kualitas SDM di dalamnya. Hal itu yang kini sedang digaungkan oleh Ganjar Pranowo, dalam visi misinya.

“Selain menggarap bidang lain saat mengomandoi Jawa Tengah, dia fokus membangun daerahnya lewat pendidikan. Mulai dari sekolah gratis, dia mengawal realisasinya agar terhindar dari pungli, yang dapat merebut hak anak-anak karena beberapa oknum di setiap jenjang sekolah,” begitu kutipan dari opini tersebut.

Saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar membangun SMKN Jateng gratis untuk membantu anak tidak mampu, dengan mengutamakan kerja lapangan agar langsung bisa disalurkan ke perusahaan maupun instansi negara.

Hasilnya, Ganjar berhasil mencetak SDM unggul dan menurunkan angka kemiskinan di Jateng. SMKN Jateng bisa menjadi solusi bonus demografi di masa depan yang harus dimanfaatkan negara guna mencapai Indonesia emas 2045.

Selain menggagas SMKN Jateng, Ganjar juga menginisiasi beberapa progam pendidikan unggulan. Di antaranya sekolah virtual, sekolah vokasi, gubernur mengajar dan penerapan kurikulum antikorupsi di sekolah sebagai upaya preventif mencegah KKN di kalangan generasi muda.

Sosok Ganjar juga menjadi bukti nyata bahawa pendidikan adalah bekal yang sangat penting. Dengan pendidikan, Ganjar bisa berdiri hingga titik ini, menjadi seorang calon pemimpin negara Indonesia di tahun 2024 nanti.

“Dia tidak mau hal sepenting pendidikan menjadi masalah untuk anak-anak yang kurang mampu, dalam meraih cita-citanya sekaligus mengganggu mereka untuk meneruskan tongkat estafet para pendiri bangsa,” tulisnya.

Diceritakan, Ganjar telah merasakan bagaimana susahnya mengenyam pendidikan, karena kemampuan keluarganya yang terbatas. Namun, di era yang lebih modern, Ganjar tidak ingin hal itu tidak terjadi dan dialami oleh anak-anak kurang mampu.

“Kepada Prabowo Subianto dan Anies Baswedan, Ganjar mengingatkan bahwa pendidikan adalah program utama untuk membangun negara ini. Itu adalah pesan kuat, agar mereka tidak melupakan program besar negara kita menuju Indonesia Emas 2045 dengan meraup bonus demografi,” katanya.

Untuk bisa mencapai Indonesia Emas 2045, pendidikan menjadi kebutuhan primer bagi setiap warga Indonesia. Oleh sebab itu, bukan tanpa alasan Ganjar menyampaikan pesan yang menjadi bagian dari visinya sebagai calon pemimpin tahun 2024, kepada dua paslon rivalnya malam itu.

“Bung, negara kita negara besar. Untuk mencapai Indonesia emas butuh usaha besar pula, akan lebih indah dipikul bersama lewat gotong royong. Ajang pilpres ini memang tidak membuat Ganjar menganggap Prabowo dan Anies sebagai rivalnya,” ujarnya.

Selain topi, Ganjar juga memberikan kaus bergambar tiga capres 2024 disertai kalimat “Pilpres Sementara, Sahabat Selamanya”. Melalui kaus tersebut, Ganjar mengajak dua paslon lainya untuk menciptakan politik suka ria demi terwujudnya pengamalan sila 3 Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.

“Ya dia ingin pilpres nanti berjalan dengan penuh kedamaian. Untuk sampai sana maka upaya besar menjaga demokrasi negara ini, sekaligus jalinan indah persahabatan antar capres harus berjalan seirama,” tulisnya.

Pesan yang disampaikan Ganjar, bahwa kemenangan yang dia bawa bersama cawapresnya nanti adalah jalan untuk membawa bangsa dan negara ini lebih unggul. Seperti yang kerap disampaikan Ganjar, kontestasi pilpres ini bukan hanya tentang Ganjar, bukan pula tentang Mahfud, apalagi tentang kekuasaan, Namun, kemenangan Ganjar-Mahfud adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.