Rabu, Juni 17, 2026

Pemilu Masih 2029, Tapi Anggarannya Dari 2027? Polri Ajukan Tambahan Rp66,1 T Untuk Kenaikan Gaji Hingga Pengamanan Pemilu

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. Tambahan dana tersebut diajukan guna memenuhi berbagai kebutuhan institusi, mulai dari belanja pegawai, pengadaan kendaraan listrik untuk pelayanan masyarakat, hingga persiapan pengamanan Pemilu 2029.

Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa pagu indikatif yang telah ditetapkan pemerintah untuk Polri pada 2027 sebesar Rp118 triliun masih jauh dari kebutuhan ideal lembaga tersebut.

“Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun, baru terpenuhi 66,4 persen,” ujar Dedi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut Dedi, setelah dilakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga BBM dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kebutuhan ideal anggaran Polri meningkat menjadi Rp184 triliun.

“Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp184 triliun,” katanya.

Atas dasar perhitungan tersebut, Polri mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp66,1 triliun kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas guna menutupi selisih kebutuhan yang belum terpenuhi.

Rincian tambahan anggaran itu meliputi belanja pegawai sebesar Rp4,5 triliun, belanja barang Rp20,9 triliun, serta belanja modal Rp40,6 triliun. Untuk belanja pegawai, dana tambahan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan terkait perubahan batas usia pensiun, kenaikan remunerasi hingga 80 persen, kekurangan gaji dan tunjangan rutin, serta kebutuhan penerimaan anggota baru pada 2027.

Sementara itu, tambahan anggaran pada pos belanja barang akan difokuskan untuk mendukung operasional kepolisian, penguatan tugas Bhabinkamtibmas, penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, serta pengadaan perlengkapan dalam rangka pengamanan Pemilu 2029.

Pada sektor belanja modal, Polri berencana memanfaatkan tambahan anggaran untuk pengadaan kendaraan listrik pelayanan masyarakat, kendaraan khusus Brimob, pembangunan fasilitas kepolisian, rumah dinas anggota, serta pemenuhan alat material khusus (almatsus) guna mendukung pengamanan Pemilu 2029.

Dedi menegaskan bahwa penyusunan kebutuhan anggaran tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai tantangan strategis yang dihadapi Polri ke depan, termasuk menjaga stabilitas keamanan nasional menjelang pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan.

“Mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dalam rangka stabilitas keamanan sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi nasional dan mempersiapkan pengamanan pelaksanaan Pemilu tahun 2029,” ujar Dedi.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.