MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Seorang dokter muda asal Desa Mesu, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Tol Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (14/3/2024) sekira pukul 06.15 WIB, kemarin.
Korban bernama Abdul Roni tewas di lokasi kejadian setelah Brio merah nopol H 1769 BV yang dikendarainya ringsek parah, diduga ditabrak truk dari arah belakang.
Sementara, truk yang diduga menabrak mobil korban melarikan diri, dan hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
Pada tempat kejadian perkara (TKP) di Tol Semarang, turut Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, polisi menemukan bumper truk.
“Iya ada kecelakaan maut, di Tol Semarang kemarin,” ujar Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Ipda Agus Tri Handoko, Jumat (15/3/2024).
Handoko menyebut, kecelakaan melibatkan Brio merah pelat H 1769 BV yang dikemudikan korban Abdul Roni.
Kendaraan lainnya berupa truk tak dikenal, melarikan diri dari lokasi kejadian.
Pihaknya hanya menemukan sisa lampu belakang dan bemper belakang truk yang tertinggal.
“Iya kami temukan lampu belakang dan bemper dari truk tersebut,” jelasnya.
Kecelakaan itu, kata dia, bermula saat Brio merah melaju dari selatan ke utara atau dari arah Ungaran ke Kota Semarang.
Situasi lokasi kejadian sedang hujan deras dan merupakan medan jalan turunan.
Diduga mobil alami slip sehingga pengemudi hilang kendali.
Mobil lalu oleng dan berputar arah sampai terjadilah kecelakaan dengan truk tak dikenal yang melaju searah di depannya.
“Iya, diduga mobil Brio slip hilang kendali lalu mobil berputar bagian belakang mobil membentur bagian belakang truk,” paparnya.
Dalam kejadian itu, korban alami cidera kepala dan dada. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Selepas peristiwa kecelakaan ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Namun, kata Handoko, di lokasi tak ada CCTV dan saksi yang melihat secara langsung.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan petunjuk,” katanya. (*)