MELIHAT INDONESIA – Sirkuit Mandalika, di Nusa Tenggara Barat (NTB), sepi event olahraga.
Lantaran itu, muncul tudingan dari sejumlah kalangan, Sirkuit Mandalika adalah proyek mangkrak.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, membantah tudingan tersebut.
Menurut dia, Sirkuit Mandalika, sudah menggelar banyak acara, termasuk MotoGP.
Kata Erick, hal itu membuktikan bahwa Sirkuit Mandalika bukanlah proyek mangkrak seperti kekhawatiran sejumlah pihak beberapa tahun lalu.
“Jadi yang dulu dibilang sirkuit ini bakal mangkrak, bakal tidak berguna, ternyata sekarang sudah 240 event.”
“Artinya sudah bisa merupakan usaha yang bisa menghidupi daripada perawatan sirkuit ini,” ujarnya saat konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Jumat (21/6/2024).
Erick bilang, tahun ini MotoGP diselenggarakan di Sirkuit Mandalika untuk ketiga kalinya yakni pada 27-28 September 2024.
Selain itu ada juga event Asia Road Racing Championship (ARRC) pada 26-28 Juli 2024 yang diselenggarakan untuk kedua kalinya di Sirkuit Mandalika.
“Jadi ini penyelenggaran MotoGP yang ketiga dari kontrak 10 tahun dan terus terang ini sangat memorable.”
“Kalau kita pikir 3-4 tahun lalu ketika tahun 2020 enggak kebayang kita punya sirkuit sebagus ini dan ternyata Indonesia bisa dan menjadi salah satu yang terbaik,” ucapnya.
Erick menyebut, cara-acara yang diselenggarakan di sirkuit itu mendatangkan banyak turis sehingga dapat menghidupkan perekonomian daerah sekitarnya.
Khusus untuk gelaran MotoGP dan ARRC 2024, diperkirakan perputaran uangnya akan mencapai Rp4 triliun secara nasional sedangkan di daerah sekitar Rp600 miliar.
Sementara pada 2023, gelaran MotoGP telah memberikan multiplier effect besar bagi masyarakat sekitar.
Event ini meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional sebesar Rp3,59 yang mencapai Rp4,3 triliun, dengan perputaran uang sebesar Rp914 miliar dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.136 orang, dengan pendapatan naik hingga mencapai 50,5 persen, dan menarik lebih dari 100.000 penonton.
“Kalau melihat Mandalika sekarang, sudah mulai dibanjiri turis. Jadi penerbangan dari luar negeri cukup banyak. Lalu kalau kita lihat restoran-restoran di sekitar Mandalika juga sudah banyak turis sekarang,” tuturnya. (*)