MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Peserta didik yang mempunyai piagam kejuaraan internasional ternyata diprioritaskan diterima jika ia mendaftar PPDB lewat jalur zonasi.
Piagam kelas internasional semacam ini layaknya ‘golden ticket’ dalam sebuah ajang pencarian bakat, gampang banget lolos babak berikutnya, kalau di PPDB menjadi prioritas untuk diterima.
PPDB SMA Negeri di Jawa Tengah 2024 memang masih membuka empat jalur penerimaan, yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi, serta jalur perpindahan tugas orang tua siswa.
Berdasarkan petunjuk teknis penyelenggaraan PPDB SMA Negeri di Jawa Tengah 2024, pendaftar jalur prestasi yang diterima maksimal 20 persen dari daya tampung sekolah.
Komponen penilaian jalur prestasi meliputi nilai rapor semester 1–5 SMP/sederajat, ditambah bobot nilai prestasi hasil perlombaan atau penghargaan di bidang akademik maupun non-akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, atau tingkat kabupaten/kota.
“Calon peserta didik dengan prestasi juara I, II, dan III internasional dan juara I nasional dari kejuaran yang
diselenggarakan secara berjenjang sebagaimana yang telah ditetapkan diberikan prioritas langsung diterima,” bunyi kutipan dalam Juknis PPDB.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah, Uswatun Hasanah membenarkan bahwa lampiran piagam kejuaraan akan menjadi pertimbangan diterima atau tidaknya pendaftar PPDB.
“Bahkan piagam juara I dengan juara III (lomba internasional) itu nanti beda skornya,” ujar Uswatun, Jumat (25/6/2024).
Wajar jika pendaftaran jalur zonasi ini kerap diperebutkan siswa SMP untuk memasuki SMAN-SMAN favorit.
Di Kota Semarang, terdapat temuan pendaftar SMAN yang diduga menyertakan piagam internasional palsu demi bisa diterima. (bhq)