Minggu, Mei 10, 2026

Benarkah Paus Fransiskus Pakai Jam Tangan Rp100 Ribuan

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia pada awal September 2024 menjadi sorotan masyarakat, bukan hanya karena perannya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, tetapi juga karena gaya hidup sederhananya yang terus-menerus mengundang kekaguman. Di tengah dunia yang sering kali memuja kemewahan, Paus Fransiskus justru menunjukkan hal yang sebaliknya—kesederhanaan dalam berbagai aspek hidupnya, termasuk saat kunjungannya ke Tanah Air.

Dari detik pertama tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 3 September 2024, ada banyak hal yang menarik perhatian publik. Salah satunya adalah kendaraan yang digunakan Sri Paus untuk perjalanan dari bandara menuju Kantor Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Jika banyak tokoh dunia biasanya disambut dengan kendaraan mewah, Paus Fransiskus justru memilih Toyota Innova Zenix Hybrid—mobil kelas menengah yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Ini menjadi simbol jelas dari karakter beliau yang memilih kesederhanaan.

Jam Tangan Sederhana di Tangan Pemimpin Dunia
Namun, hal yang paling mencuri perhatian warganet adalah jam tangan yang dipakai Paus Fransiskus. Saat beliau melambaikan tangan ke masyarakat di sepanjang perjalanan, netizen mulai penasaran dengan jam tangan yang dikenakan. Alih-alih jam tangan mewah dengan harga fantastis seperti yang sering dikenakan oleh banyak pemimpin dunia, Paus justru memakai jam tangan analog sederhana berwarna putih dengan strap hitam.

Warganet yang gemar mencari tahu akhirnya menemukan dua merek jam tangan yang diduga dipakai oleh Paus, yaitu Casio MQ24-7B2 dan Swatch “Twice Again”. Casio MQ24-7B2, dengan desainnya yang simpel dan tahan air, dibanderol dengan harga sangat terjangkau, mulai dari Rp161 ribu hingga Rp320 ribu. Jam tangan ini tidak hanya mencerminkan kesederhanaan, tetapi juga fungsionalitas. Dengan daya tahan baterai hingga tiga tahun, Casio ini sangat cocok untuk seseorang yang tidak terlalu mementingkan penampilan mewah, melainkan lebih pada fungsi.

Jam tangan kedua yang dikaitkan dengan Paus adalah Swatch seri “Twice Again”, dengan harga yang sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp1,2 juta. Meski sedikit lebih mahal, jam ini tetap menggambarkan sosok Paus yang menghindari barang-barang berlebihan. Dibuat dengan strap berbahan ramah lingkungan, jam ini berukuran lebih besar namun tetap memiliki kesan minimalis yang sama.

Hidup Sederhana di Tengah Kemewahan
Pilihan Paus Fransiskus untuk menggunakan barang-barang yang sederhana bukanlah hal baru. Sejak awal kepemimpinannya sebagai Paus pada 2013, ia telah memperlihatkan sikap yang jauh berbeda dari para pendahulunya. Paus Fransiskus lebih memilih tinggal di tempat yang lebih sederhana, menghindari apartemen megah yang biasanya disediakan untuk Paus di Vatikan.

Begitu pula dalam hal transportasi, Paus Fransiskus selalu menekankan untuk menggunakan kendaraan yang umum. Keputusan beliau menggunakan pesawat komersial dalam perjalanan dari Roma ke Indonesia pun membuat banyak orang kagum. Di saat banyak pemimpin dunia lebih memilih jet pribadi atau layanan VIP, Paus justru menunjukkan bahwa kemewahan bukanlah prioritasnya.

Menginspirasi Dunia Lewat Kesederhanaan
Bukan hanya soal jam tangan dan pilihan kendaraan, seluruh gaya hidup Paus Fransiskus selalu penuh dengan kesederhanaan. Hal ini sejalan dengan ajaran yang sering ia sampaikan tentang pentingnya hidup dengan penuh empati, rendah hati, dan peduli terhadap sesama. Paus juga selalu menekankan agar manusia tidak terjebak dalam materialisme, melainkan lebih fokus pada bagaimana kita bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, warganet memuji tindakan Paus yang memilih untuk menginap di Kedutaan Besar Vatikan, alih-alih di hotel mewah. Tindakan ini semakin menguatkan kesan bahwa Paus Fransiskus benar-benar menjalankan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Di media sosial, banyak yang menyebut bahwa Paus Fransiskus menjadi contoh nyata bagaimana pemimpin dunia seharusnya bersikap: rendah hati, sederhana, dan dekat dengan rakyat.

Menyentuh Hati Banyak Orang
Paus Fransiskus mungkin dikenal sebagai pemimpin spiritual, tetapi pesan-pesan sederhana dalam setiap tindakannya berbicara jauh lebih dalam. Dari jam tangan Rp100 ribuan hingga pemilihan kendaraan yang merakyat, semua ini menunjukkan bahwa kesederhanaan bisa menjadi kekuatan yang luar biasa dalam menyentuh hati orang banyak.

Di era di mana sering kali status sosial diukur dari barang-barang yang dikenakan, Paus Fransiskus mengajarkan bahwa nilai seorang manusia tidak ditentukan oleh kemewahan, tetapi oleh kepedulian, kerendahan hati, dan cinta kasih kepada sesama. Gaya hidupnya yang sederhana menjadi pengingat bahwa, terkadang, kita hanya butuh hal-hal sederhana untuk menjalani hidup yang bermakna. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.