Rabu, Mei 27, 2026

Gus Baha Sebut Bahaya Belajar Agama Tanpa Bimbingan Guru

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – KH Ahmad Bahauddin Nursalim, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Baha, menyoroti fenomena maraknya orang yang belajar agama tanpa bimbingan guru. Dalam ceramahnya, yang dikutip dari tayangan YouTube, di kanal @santrigayeng Gus Baha mengungkapkan bahwa belajar agama hanya melalui internet, buku, atau media sosial tanpa pendampingan dari seorang ulama yang kompeten berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan penafsiran yang keliru.

Gus Baha menekankan bahwa bimbingan guru sangat penting untuk menjaga agar pemahaman agama tetap berada pada jalur yang benar. “Mereka yang belajar tanpa guru sebetulnya adalah orang-orang yang masih kosong,” ujarnya, menggambarkan ketidakmatangan dalam memahami dalil-dalil agama.

Dalam ceramahnya, Gus Baha mengutip surat Al-Fatihah, khususnya ayat yang berbunyi “Ihdina as-shirathal-mustaqim, Shiratha alladzina an’amta alaihim,” sebagai contoh pentingnya bimbingan dari para ulama dan orang-orang saleh. Menurutnya, meneladani orang yang telah meninggal lebih aman, karena mereka sudah terbukti husnul khotimah dan tidak lagi terpengaruh godaan duniawi.

Sebaliknya, meniru orang yang masih hidup penuh risiko, karena manusia bisa tergoda oleh kekuasaan atau jabatan, yang dapat mempengaruhi kestabilan iman mereka. “Kalau meniru yang masih hidup, nggak ada jaminan mereka tetap stabil,” tegasnya.

Gus Baha juga mengingatkan bahwa belajar agama tanpa guru membuat seseorang rentan merasa paling benar dan sulit menerima pandangan lain. Guru tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga mengajarkan sikap rendah hati, tawadhu, dan menghargai perbedaan.

Di akhir ceramahnya, Gus Baha mengajak umat Islam untuk kembali kepada tradisi belajar agama dengan guru, sebagaimana dilakukan para ulama terdahulu. “Mari kita kembalikan tradisi belajar agama dengan guru,” tutupnya. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.