Sabtu, Mei 9, 2026

Balon Bisa Menempel Pada Rambut, Penasaran? Bukan Sulap, Ini Caranya

MELIHAT INDONESIA, GOMBONG – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), praktikum merupakan bagian dari pengajaran yang bertujuan agar mahasiswa atau siswa dapat menguji dan mempraktikkan secara nyata apa yang telah dipelajari dalam teori.

Praktikum juga bisa diartikan pula kegiatan belajar berbentuk pengamatan terhadap percobaan atau pengujian di laboratorium yang diikuti dengan analisis dan penyimpulan terhadap hasil pengamatan tersebut.

Tujuan utama dari praktikum adalah terbentuknya pengetahuan baru berdasarkan prior knowledge (pengetahuan sebelumnya) dan eksperimen yang di miliki dan dilakukan oleh siswa.

Baik, kali ini siswa kelas IX C / 9C SMP Muhammadiyah 1 Gombong pada 22 November 2024 lalu praktek mengenai listrik statis. Dengan didampingi guru mata pelajaran, praktikum berjalan lancar, guru dengan sabar membimbing selama proses praktikum.

Ulasan tentang praktikum listrik statis ini bertujuan untuk mengetahui atau mengidentifikasi jenis-jenis muatan listrik, mengetahui gaya listrik dan mempelajari proses pemuatan listrik statis.

Listrik statis terjadi ketika dua permukaan atau lebih bersentuhan dan kemudian terpisah. Salah satu permukaannya harus memiliki resistensi tinggi terhadap arus, sehingga menjadi isolator.

Praktikum pertama bertujuan untuk menggambarkan pengaruh perubahan temperatur terhadap listrik. Dalam praktikum ini, alat yang digunakan adalah balon dan rambut, dengan tujuan untuk menunjukkan gejala listrik statis, yaitu ketika dua benda bergesekan dan salah satu benda kehilangan sebagian elektronnya kepada benda lainnya.

Ketika balon digosokkan pada rambut selama 60 detik, muatan listrik statis terbentuk yang menyebabkan balon tertarik oleh rambut. Fenomena ini menunjukkan perubahan pada molekul udara dalam balon akibat perubahan energi. Praktikum ini memberi gambaran perpindahan elektron dari rambut ke balon yang menyebabkan balon bermuatan negatif.

Praktikum kedua mengamati hasil percobaan yang akan menunjukkan bahwa kertas kecil-kecil tertarik ke atas oleh balon. Hal ini terjadi karena balon yang telah digosokkan ke rambut akan mendapatkan muatan negatif (elektron) dari rambut.

Muatan negatif ini akan menghasilkan gaya tarik menarik dengan kertas yang bermuatan positif (Proton). Peristiwa tarik-menarik antara balon dengan kertas ini di sebut sebagai listrik statis. Listrik statis terjadi ketika ada perpindahan muatan pada dua benda yang teraliri aliran statis.

Praktikum ketiga ini mengikat dengan benang di masing-masing ujung balon,ikat benang pada statif dengan di beri 2 perlakuan jarak 30 cm atau 50 cm.

Ketika balon digosokkan dengan kain yang sama kemudian didekatkan ternyata akan saling menjauh. Karena, balon yang telah digosok dengan kain wool akan menyimpan muatan negatif,jadi jika dua-duanya digosokkan, maka keduanya akan bermuatan negatif sehingga dua muatan yang sama bertemu cenderung akan tolak menolak.

Secara keseluruhan, ketiga praktikum ini memberikan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai karakteristik listrik yang sangat dipengaruhi oleh kondisi termodinamika. Dalam kehidupan sehari-hari, prinsip-prinsip ini dapat diaplikasikan dalam berbagai situasi, seperti adanya kedua benda yang awalnya memiliki muatan listrik statis berubah menjadi muatan listrik negatif dan positif karena adanya gaya gesekan di rambut, sehingga membuatnya menjadi tarik menarik.

Pemahaman yang dapat kita ambil dari praktikum listrik statis adalah penumpukan muatan listrik pada suatu benda akibat gesekan antara objek. Muatan listrik ini dapat berubah menjadi muatan listrik positif ataupun menjadi muatan negatif.

Dengan melakukan eksperimen langsung seperti ini, diharapkan dapat pemahaman yang lebih mendalam dan pengalaman praktis yang memperkuat teori yang telah dipelajari. Ketiga praktikum ini juga menunjukkan bagaimana eksperimen sederhana dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar ilmu fisika yang kompleks, menjadikannya lebih mudah dimengerti dan diterapkan dalam berbagai konteks kehidupan nyata. (**)

Penulis: Julief Putri Candradewi (Kelas 9 C SMP MUHAMMADIYAH 1 GOMBONG)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.