MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Sebuah serial asal Malaysia mencetak sejarah di dunia digital. Berjudul “Bidaah”, serial ini tak cuma menggebrak layanan streaming, tapi juga menjadi perbincangan panas di media sosial karena mengangkat kisah berani tentang penyesatan berkedok agama.
Tayang perdana di Viu pada 6 Maret 2025, Bidaah langsung mencuri perhatian berkat alur cerita yang menegangkan dan tokoh pemimpin sekte yang memanfaatkan dalil agama demi kekuasaan. Hingga awal April, serial ini telah mencatatkan lebih dari 1 miliar penayangan, menjadikannya sebagai drama nomor satu di Malaysia dan Indonesia, bahkan sebelum tiga episode pamungkasnya ditayangkan.
Pihak Viu Malaysia mengumumkan pencapaian fantastis itu pada 3 April. Mereka menyebut antusiasme penonton terhadap Bidaah tak pernah surut, bahkan semakin meningkat menjelang akhir kisah di episode 15 yang tayang pada 5 April.
Di balik layar, serial ini digarap oleh sutradara Pali Yahya dan ditulis oleh Eirma Fatima. Formatnya terdiri dari 15 episode berdurasi sekitar 42 menit, namun setiap menitnya memuat ketegangan yang bikin penonton tak bisa berhenti menonton.
Tokoh utama dalam cerita ini adalah Baiduri (Riena Diana), seorang gadis muda yang dipaksa ibunya untuk bergabung dalam sebuah kelompok misterius bernama Jihad Ummah. Di sinilah konflik bermula.
Jihad Ummah ternyata bukan sekadar komunitas keagamaan, melainkan sebuah sekte yang dipimpin oleh sosok karismatik namun manipulatif bernama Walid Muhammad Mahdi Ilman (Faizal Hussein). Walid dengan percaya diri menyebut dirinya sebagai Imam Mahdi, tokoh penyelamat di akhir zaman menurut kepercayaan Islam.
Namun di balik jubah suci, Walid menyimpan agenda gelap. Dari pernikahan paksa, ritual menyimpang, hingga doktrin kepatuhan buta kepada sang pemimpin — semua dibungkus atas nama agama. Situasi ini perlahan disadari Baiduri, yang mulai meragukan seluruh ajaran Jihad Ummah.
Kebangkitan terjadi ketika Hambali (Fattah Amin), putra dari orang kepercayaan Walid, pulang dari Yaman dan mendapati ajaran yang berkembang di Jihad Ummah telah menyimpang jauh dari nilai Islam sebenarnya. Ia pun bersekutu dengan Baiduri untuk menghancurkan sekte sesat ini dari dalam.
Dibintangi aktor papan atas Malaysia seperti Faizal Hussein, Fattah Amin, Marissa Yasmin, Vanida Imran, hingga Hasnul Rahmat, serial ini bukan hanya mengandalkan sensasi, tapi juga kualitas akting dan produksi yang matang.
Tak heran jika Bidaah menjadi viral — bukan hanya karena dramanya yang penuh intrik, tetapi juga karena menyentil isu sensitif: penyalahgunaan agama demi kepentingan pribadi. Serial ini membuka mata publik terhadap bahaya sekte-sekte yang sering kali beroperasi di bawah radar.
Tagar #Bidaah bahkan sempat menjadi trending topic di berbagai platform, dengan banyak warganet mengaku ikut terbawa emosi saat menonton serial ini. Tak sedikit pula yang membandingkannya dengan fenomena sekte-sekte nyata yang pernah terjadi di dunia nyata.
Meski bergenre religi, Bidaah tak segan menguliti sisi gelap yang sering disembunyikan. Penonton diajak bertanya: sejauh mana seseorang bisa dibutakan oleh simbol keagamaan, dan bagaimana kekuasaan bisa merusak jika tak diawasi?
Kini, meskipun serialnya telah tamat, gaung Bidaah masih terasa kuat. Banyak yang berharap akan ada musim kedua, atau bahkan adaptasi ke layar lebar, mengingat besarnya pengaruh serial ini di jagat maya.
Bagi yang belum nonton, serial Bidaah bisa disaksikan lengkap di platform streaming Viu. Tapi hati-hati, satu episode saja bisa bikin kamu maraton sampai subuh. (**)