Sabtu, April 18, 2026

Bos Pertamina Mengaku Tak Ambil Untung Dari SPBU Swasta

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, memastikan pihaknya tidak mengambil keuntungan dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU swasta.

Ia menegaskan, pembicaraan antara Pertamina dan para operator SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo masih berlangsung dalam tahap negosiasi.

Simon menuturkan, Pertamina tetap membuka diri dan bersikap transparan agar harga BBM di masyarakat tidak terpengaruh.

Ia menegaskan tidak ada rencana kenaikan harga BBM milik Pertamina di tengah kondisi pasokan yang sempat terganggu.

“Pertamina tidak memanfaatkan situasi ini. Kami tidak mencari keuntungan dari kelangkaan. Semua dilakukan secara terbuka agar masyarakat tidak terdampak kenaikan harga,” ujarnya saat ditemui di acara Indonesia Langgas Berenergi di Jakarta, Selasa (7/10).

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan beberapa SPBU swasta sempat berencana membeli BBM dari Pertamina.

Namun rencana itu dibatalkan oleh Vivo dan BP-AKR karena bahan bakar Pertamina mengandung etanol 3,5 persen, yang dinilai tidak sesuai dengan standar mereka.

Padahal, menurut regulasi pemerintah, kandungan etanol dalam BBM diperbolehkan hingga 20 persen.

Achmad menilai, pembatalan tersebut murni karena perbedaan spesifikasi teknis, bukan persoalan bisnis atau harga.

Simon memastikan Pertamina tetap menjaga pasokan nasional dan menegaskan kembali bahwa seluruh kebijakan distribusi BBM dilakukan untuk menjamin ketersediaan energi, bukan untuk mengambil keuntungan dari situasi pasar.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.