Minggu, April 26, 2026

Ganjar, PDIP dan Puan Trending di Twitter, Ada Apa?

MELIHATINDONESIA.ID – Tagar Ganjar & Puan ramekan trending topik hari ini, Sebanyak 13 ribu cuitan banjiri Ganjar dan 29.6 ribu cuitan membanjiri tagar Puan Minggu Sore (23/5/2021).

Ganjar dan Puan yang dimaksudkan netizen tidak lain adalah sosok Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

Puan Mahari trending lantaran menyindir kepala daerah yang lebih aktif di sosial media daripada di lapangan.

Sindiran tersebut tak lain adalah menyindir kepala daerah Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang selama ini banyak melayani keluhan warganya melalui sosial media salah satunya Twitter.

Berikut cuitan netizen:

@ArielAntonio07 Pak ganjar dinilai gubernur medsos.
Tanpa mereka sadari kekuatan medsos itu melebihi apapun untuk saat ini..
Sudah banyak contoh kasus yg ngendap., tp dgn kekuatan medsos kasus2 tsb lebih cepat ditangani.
Pak ganjar lebih layak kalo dubandingkan dgn puan.

@Dennysiregar7 Mbak Puan, hati2 lho… Entar kader terbaiknya dilamar partai lain karena sangat potensial..

Maaf, sekadar mengingatkan 🙏🙏

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memberikan pesan kepada para kader untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

Menurut Puan, Jawa Tengah menjadi daerah suara terbanyak PDI Perjuangan.

Pesan tersebut disampaikan Puan Maharani saat memberi pengarahan kader untuk penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024 yang berlangsung di Kantor DPD PDIP Jateng, Panti Marhaenis, Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Sabtu 22 Mei 2021.

Pertemuan tersebut merupakan rangkaian acara HUT ke-48 PDI Perjuangan.

Seluruh kader baik eksekutif, legislatif dan struktur partai diundang dalam pertemuan tersebut.

Dari pengamatan pandangan mata, tak tampak kehadiran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Tidak ada keterangan dari struktur partai tentang hal ini.

Ketidakhadiran Ganjar sempat menjadi perhatian tersendiri.

Terlebih pada rundown acara tertulis bahwa gubernur bukan menjadi salah satu tamu acara.

Dalam rundown tertulis acara dibuka oleh laporan Ketua Panitia Agustina Wilujeng.

Kemudian sambutan ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto. Arahan Puan Maharani menjadi acara inti ketiga.

Pada susunan rundown acara yang tersebar di kalangan jurnalis, tertulis; “tamu tatap muka: 100 orang. (terdiri dari) DPR RI Jateng, DPD Jateng, DPRD Prop Jateng, kepala daerah & wakil kader se Jateng (kecuali gubernur).”

Sedangkan tamu virtual via zoom yakni 463 anggota DPRD kabupaten/kota, 35 DPC kabupaten/kota, 573 PAC, serta badan dan organisasi sayap PDI Perjuangan se-Jawa Tengah.

Kabag Tata Usaha dan Rumah Tangga Pimpinan Setda Provinsi Jateng Hanung Cahyo mengatakan bahwa ketidakhadiran gubernur karena tidak mendapat undangan.

“Sudah saya cek dan pastikan tidak ada undangan acara tersebut baik selaku gubernur maupun selaku kader partai,” tegasnya dikutip dari Tribun Jateng.

Sementara itu, kepada wartawan Ganjar memastikan bahwa dirinya tidak diundang dalam acara itu sehingga dirinya tidak hadir.

Target kemenangan PDI P

PDIP memastikan telah membuat target kemenangan pada Pemilu 2024.

Jika kemenangan pada Pemilu 2014 dan 2019 salah satunya karena faktor Jokowi, lalu siapakan yang akan diusung PDIP menjadi capres 2024?

Ketua DPP PDIP Puan Maharani tak menyebutkan nama, namun ia membeberkan sosok pemimpin yang akan jadi capres PDIP.

Ada pun fakta hasil survei menunjukkan bahwa Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menjadi kader PDIP yang dipilih untuk Pilpres 2024.

Ganjar yang sudah memasuki periode kedua sebagai Gubernur Jateng bersaing ketat dengan Gubernur Anies Baswedan dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Puan Maharani membeberkan sosok pemimpin ideal yang bakal dijagokan partainya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.

Menurutnya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dilihat oleh teman-teman seperjuangan dan turut bersama dengan para pendukungnya di lapangan.

“Pemimpin menurut saya, itu adalah pemimpin yang memang ada di lapangan dan bukan di socmed (social media/media sosial),” tegasnya saat pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya di Kantor DPD PDI-P Jawa Tengah, Panti Marhen, Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Puan yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengatakan media sosial memang diperlukan, tapi perjuangan tidak hanya berhenti di sana saja.

“Socmed diperlukan, media perlu. Tapi bukan itu saja. Harus nyata kerja di lapangan,” ujarnya. Puan menegaskan kader PDI-P siap menyambut kontestasi pemilu ke depan.

“Kita diem-diem saja kaya ndak siap. Kita siap! Hanya, kita itu partai yang tegak lurus pada aturan,” ungkapnya.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.