Kamis, Mei 14, 2026

Heboh Dokumenter ‘Pesta Babi’, Ungkap Eksploitasi dan Proyek Raksasa di Papua

Kondisi lingkungan dan masyarakat adat di Papua kembali menjadi sorotan melalui film dokumenter investigasi berjudul Pesta Babi. Film tersebut mengangkat isu perampasan tanah ulayat, eksploitasi sumber daya alam, hingga meningkatnya operasi militer yang disebut terjadi selama puluhan tahun di wilayah Papua.

Dokumenter garapan Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale itu menampilkan kondisi di Papua bagian selatan. Dalam film tersebut disebutkan sekitar 2,5 juta hektar tanah dan hutan milik masyarakat adat tengah berada dalam proses konversi untuk proyek food estate dan energi.

“Ini adalah deforestasi terencana yang terbesar dalam sejarah dunia. Ini merupakan episode berikutnya dari penghisapan Papua sejak tambang emas mulai dibuka di Timika pada 1967,” ujar Dandhy Laksono dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (13/5/2026).

Film berdurasi 95 menit itu diproduksi melalui kolaborasi Jubi Media, Watchdoc, Greenpeace, serta sejumlah lembaga bantuan hukum. Dokumenter tersebut menyoroti dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) terhadap kehidupan Orang Asli Papua (OAP).

Menurut Dandhy, keberadaan sekitar 2.000 alat berat yang digunakan untuk membuka hutan serta pengerahan ribuan aparat keamanan guna mengawal proyek biodiesel sawit dan bioetanol tebu memicu penolakan dari masyarakat adat.

Film ini juga menggambarkan kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman terhadap ruang hidup dan keberlangsungan lingkungan di Papua akibat proyek-proyek berskala besar tersebut.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.