MELIHAT INDONESIA – Hipotensi dan hipertensi adalah dua kondisi yang ditandai dengan tekanan darah yang tidak normal, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari ringan hingga serius.
Namun, di antara keduanya, mana yang lebih berbahaya?
Definisi:
• Hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di bawah normal, umumnya di bawah 90/60 mmHg.
• Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah lebih tinggi dari normal, biasanya 140/90 mmHg atau lebih.
Gejala:
• Hipotensi: Pusing, pingsan, kelelahan, mual, penglihatan kabur, dan kulit dingin.
• Hipertensi: Sering tanpa gejala, tetapi bisa menyebabkan sakit kepala, nyeri dada, sesak napas, atau pendarahan hidung jika sudah parah.
Penyebab:
• Hipotensi: Dehidrasi, kehilangan darah, masalah jantung, infeksi, atau gangguan hormonal.
• Hipertensi: Faktor genetik, gaya hidup tidak sehat (makanan tinggi garam, kurang olahraga), stres, atau penyakit ginjal.
Risiko Kesehatan:
• Hipotensi: Dapat menyebabkan pingsan atau kerusakan organ akibat pasokan darah yang tidak memadai.
• Hipertensi: Dapat merusak pembuluh darah, jantung, ginjal, dan otak, meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal.
Pengelolaan:
• Hipotensi: Dapat diatasi dengan meningkatkan asupan cairan, makanan sehat, dan pengobatan jika diperlukan.
• Hipertensi: Dikelola dengan perubahan gaya hidup, pengobatan antihipertensi, dan pemantauan rutin. (*)