MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Menjadi suami yang ideal dalam pandangan Islam bukanlah hal yang sepele. Hal ini melibatkan tanggung jawab yang besar, termasuk kasih sayang, keadilan, dan perhatian terhadap istri. Seorang suami diharapkan untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, yang selalu memperlakukan istrinya dengan rasa hormat dan cinta yang mendalam.
Buya Yahya, seorang tokoh agama terkemuka, memberikan pandangan berharga mengenai bagaimana seorang suami seharusnya bersikap dalam sebuah ceramah yang disiarkan di kanal YouTube @BelajarIslam101. Ia menekankan pentingnya memenuhi hak-hak istri, baik dalam aspek emosional, fisik, maupun finansial. Menurutnya, seorang suami juga harus menjadi pembimbing yang membawa keluarganya menuju ridha Allah.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya menegaskan bahwa meskipun setelah menikah suami menjadi prioritas utama dalam hidup istri, penting untuk tidak melupakan hubungan istri dengan orang tuanya. “Seorang suami yang baik adalah yang selalu mengingatkan istrinya untuk tetap menghormati dan menomorsatukan orang tuanya,” ujarnya.
Buya Yahya mengingatkan bahwa, dalam ajaran Islam, istri memang diwajibkan untuk mengutamakan suaminya, namun suami yang bijaksana akan selalu berusaha menjaga hubungan baik istri dengan orang tuanya. Ia menekankan, “Suami yang baik adalah yang tidak melupakan peran penting orang tua dalam kehidupan istrinya.”
Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan bahwa tanggung jawab suami tidak hanya berfokus pada dirinya sendiri, tetapi juga melibatkan peran istri dan keluarganya. Suami harus memastikan bahwa istri tetap dapat berbakti kepada orang tuanya, bahkan ketika ia menjadi prioritas utama. “Saat istri menomorsatukan suaminya, suami yang baik akan memastikan bahwa sang istri tetap memberikan perhatian yang layak kepada orang tuanya,” tambahnya.
Buya Yahya juga memberikan contoh konkret bagaimana suami seharusnya menjadi sosok yang mengajarkan kebaikan kepada istrinya, termasuk dalam hal berbakti kepada orang tua. Ia menekankan bahwa seorang suami harus memiliki empati dan pengertian terhadap posisi istrinya sebagai anak, yang juga memiliki tanggung jawab kepada orang tuanya.
Dengan menjaga hubungan yang baik antara istri dan orang tuanya, suami dan istri akan lebih mudah meraih berkah dalam hidup mereka. Buya Yahya mengingatkan bahwa peran suami yang baik adalah menjadi teladan bagi keluarganya dalam hal menghormati orang tua. Seorang suami yang baik tidak hanya mengajarkan, tetapi juga memberikan contoh yang baik tentang berbakti kepada orang tua.
Di akhir ceramahnya, Buya Yahya menekankan bahwa keseimbangan antara kewajiban terhadap suami dan orang tua adalah kunci untuk menciptakan keharmonisan dalam rumah tangga. “Seorang suami yang baik adalah yang mampu menciptakan keseimbangan ini, sehingga rumah tangga tetap harmonis dan penuh kasih sayang.”
Pesan Buya Yahya ini mengingatkan kita bahwa menjadi suami yang baik bukan hanya soal memimpin rumah tangga, tetapi juga bagaimana menjaga hubungan yang harmonis antara istri dan orang tuanya. (**)