Sabtu, April 18, 2026

Polisi Selidiki Kemungkinan Keterlibatan Budi Arie dalam Skandal Beking Judol di Komdigi

MELIHAT INDONESIA – Kepolisian saat ini sedang menyelediki kemungkinan keterlibatan Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dalam sindikat pelindung judi online di kemenetrian yang sekarang bernama Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra menyatakan akan menyelidiki kemungkinan keterlibatan mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi.

“Akan kami dalami,” ujarnya, Selasa (5/11/2024).

Budi Arie merupakan orang dekat Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan merupakan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo).

Budi Arie awalnya menolak berkomentar tentang kasus ini, mengaku fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Koperasi di Kabinet Merah-Putih bawah pimpinan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Namun, belakangan Budi Arie angkat bicara soal penangkapan pegawai Komdigi. Ia mengaku tak terlibat dalam judi online, dan mendukung pemberantasan judi yang marak di Indonesia.

Ia mengungkapkan, selama menjabat, telah mencurigai beberapa pegawai terlibat sindikat judi online dan telah memindahkan atau memberikan posisi non-job kepada yang diduga terlibat.

Budi Arie menyebut tindakan pegawai yang terlibat judi online sebagai pengkhianatan terhadap negara dan pelanggaran kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai atasan.

Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya baru-baru ini mengungkap sindikat judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komdigi.

Dari 15 orang yang ditangkap, 11 di antaranya adalah pegawai Komdigi, kementerian yang berwenang memblokir situs judi online.

Namun, para pegawai Komdigi justru menyalahgunakan kewenangannya untuk melindungi ribuan situs judi online, dari kantor satelti di Bekasi.

Di antara tersangka yang ditangkap, AK, AJ, dan A berperan sebagai pengelola kantor satelit, dengan AK memiliki latar belakang karier yang mencurigakan.

Pada akhir 2023, AK gagal lulus seleksi di Komdigi (dulu Kominfo), namun tiba-tiba diterima dan diberi kewenangan mengatur pemblokiran situs judi online. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.