Sabtu, April 25, 2026

Prabowo Pilih Menteri dengan Kriteria Khusus, PKS Diberi Pencerahan

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dirinya memiliki kriteria khusus dalam memilih para calon menteri yang akan menduduki posisi strategis di kabinet periode 2024-2029. Hal ini disampaikan dalam pertemuan antara Prabowo dan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang kini resmi mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa Prabowo sudah memberikan penjelasan kepada PKS mengenai standar yang harus dipenuhi sebelum calon menteri diajukan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Prabowo untuk memastikan kabinetnya terdiri dari sosok yang profesional dan mampu menghadapi dinamika politik yang ada.

Kriteria Prabowo dalam Memilih Menteri

Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Jumat (11/10), Prabowo menegaskan bahwa ia tidak akan asal memilih menteri. “PKS sudah kami beri pemahaman terkait kriteria yang harus dipenuhi. Jika sudah sesuai, barulah nama-nama bisa diusulkan,” kata Dasco.

Prabowo menginginkan kabinetnya diisi oleh figur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, namun juga dapat bekerja dengan efektif dalam situasi politik yang dinamis. Hingga saat ini, PKS belum menyetorkan nama-nama calon menteri yang akan mereka usulkan.

Jokowi Tetap Netral, Siap Beri Jawaban Jika Diminta

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak akan turut campur dalam penentuan susunan kabinet Prabowo. Jokowi menyatakan bahwa pemilihan menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden terpilih.

“Saya tidak mau cawe-cawe, tapi kalau ditanya, tentu saya akan jawab,” ungkap Jokowi saat menghadiri acara Kompas 100 CEO Forum di Istana Garuda IKN pada hari yang sama.

Jokowi menekankan bahwa dirinya akan menghormati proses politik yang sedang berjalan dan tidak akan memberikan saran kecuali diminta oleh Prabowo. Sikap ini diambil untuk menjaga netralitas dalam masa transisi kekuasaan.

Pengamat: Langkah Prabowo Jaga Stabilitas Pemerintahan

Menurut pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati, kriteria yang ditetapkan Prabowo merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pemerintahan. “Dengan memilih figur yang kompeten dan profesional, Prabowo ingin memastikan roda pemerintahan berjalan dengan efektif,” ujar Mada.

Ia juga menilai bahwa dengan adanya kriteria ini, Prabowo berusaha menjaga keseimbangan antara kebutuhan politik dan keahlian teknis para menterinya, sehingga kabinet yang terbentuk tidak hanya hasil kompromi politik tetapi juga memiliki kualitas yang mumpuni.

Dengan kriteria khusus tersebut dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kabinet mendatang mampu menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan serta stabilitas politik di Indonesia. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.