Sabtu, April 18, 2026

Puluhan Siswa SD Keracunan MBG Menu Ikan Hiu di Ketapang

Sebanyak 25 orang terdiri dari 24 siswa dan seorang guru SDN 12 Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (23/9/2025).

Menu yang disajikan berupa nasi putih, ikan hiu filet saus tomat, tahu goreng, oseng kol-wortel, dan buah melon.

Beberapa siswa mengeluhkan mual, pusing, hingga muntah.

Kepala sekolah Dewi Hardina Febriani menyebut gejala muncul bertahap, dari hanya beberapa anak lalu semakin banyak hingga akhirnya 25 orang harus dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RSUD Agoesdjam Ketapang.

Sebanyak 22 pasien sudah pulang, sisanya masih dirawat intensif.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meminta investigasi terkait dugaan keracunan massal ini.

Ia menilai perlu diteliti apakah masalahnya terletak pada kebersihan, penyajian, atau bahan makanan.

Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi Program MBG di daerah, karena koordinator tidak berkomunikasi langsung dengan pemerintah daerah.

Ria menegaskan bila terbukti ada kelalaian, sanksi akan diberikan.

Kepala Regional MBG Kalbar, Agus Kurniawi, mengakui adanya kelalaian pihak Satuan Penyedia Program Gizi (SPPG) Mulia Kerta.

Ia menilai penggunaan ikan hiu sebagai menu adalah kesalahan karena berpotensi mengandung zat berbahaya seperti merkuri, selain tidak umum dikonsumsi anak-anak.

Agus memastikan dapur SPPG tersebut dihentikan operasionalnya sementara dan kepala SPPG dirumahkan hingga investigasi selesai.

Di sisi lain, orangtua siswa menyuarakan kekhawatiran.

Burhanudin, wali murid kelas 6, berharap bantuan diberikan dalam bentuk tunai agar orangtua bisa menyiapkan makanan sendiri.

Sementara Suryani, wali murid lain, mengaku cemas meski anaknya hanya makan sayur tetap ikut keracunan.

Mereka meminta pemerintah mengkaji ulang pelaksanaan program agar keamanan dan kesehatan anak lebih terjamin.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.