Kamis, April 23, 2026

Trump Kembali Terpilih, Pakar Sarankan RI Seimbangkan Hubungan dengan AS dan BRICS

MELIHAT INDONESIA – Donald Trump menang Pilpres AS 2024, Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Indonesia (HI UI),Prof. Fredy Lumban Tobing, memberikan saran dan masukan untuk Indonesia.

Dalam politik luar negeri, Indonesia menganut azas bebas aktif.

Oleh karenanya, menurut dia, Indonesia perlu menjaga keseimbangan hubungan dengan AS di bawah Trump, terutama mengingat niat Indonesia untuk bergabung dengan BRICS yang melibatkan Rusia dan China.

Ia menyebut Indonesia bebas menjalin hubungan erat dengan negara atau kelompok mana pun, tetapi mengingatkan agar tidak terikat terlalu kuat.

“Sesuai prinsip politik luar negeri bebas aktif, pemerintah RI harus segera memikirkan langkah-langkah strategis membangun kembali kemitraan yang seimbang dengan semua mitra yang potensial terutama AS guna mengimbangi kiprah Tiongkok di kawasan maupun global,” ujar Fredy, Rabu (6/10/2024).

Peneliti HI dari Unpad, Teuku Rezasyah, juga mengimbau Indonesia untuk terus menerapkan politik bebas aktif meski berkeinginan bergabung dengan BRICS. Ia menekankan pentingnya sikap netral bagi Indonesia.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sebaiknya membatasi kerja sama dengan BRICS pada bidang ekonomi saja. Menurutnya, Indonesia bisa menjadi mitra bagi AS maupun BRICS.

Ia menyatakan bahwa kerja sama dengan AS perlu dijaga dan dimanfaatkan dengan optimal, karena AS memiliki banyak riset di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan yang dapat mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Donald Trump memenangkan Pemilu Presiden AS, mengalahkan calon presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

Kemenangan Trump diumumkan oleh beberapa jaringan media AS pada Rabu (6/11), mengantarkannya kembali ke Gedung Putih setelah kampanye panjang dan penuh tantangan, termasuk dua percobaan pembunuhan dan satu hukuman pidana.

Trump memperoleh 276 suara elektoral, sementara Kamala mendapatkan 219 suara. Untuk memenangkan kursi kepresidenan, calon membutuhkan minimal 270 suara elektoral.

Dalam sistem pemilu AS, jumlah electoral votes menjadi kunci kemenangan kandidat presiden. Dari total 538 electoral college yang diperebutkan, calon presiden harus meraih minimal 270 suara untuk menang. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.