Selasa, April 28, 2026

Ini Solusi yang Ditawarkan saat Harga Pupuk Mahal di Banjarnegara

MELIHAT INDONESIA, BANJARNEGARA – Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP) Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di Banjarnegara inisiasi pelatihan pembuatan pupuk organik bagi masyarakat, Jumat 10 Mei 2024.

Mereka adalah Nikel Muhammad, S.Par dan Herpin Nurgiansyah, S.Pdnam, keduanya merupakan PKKP Disporapar Jateng yang bertugas di Banjarnegara.

Pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari urin ataupun kotoran sapi tersebut terlaksana atas kerjasama yang dilakukan PKKP Disporapar Jateng tersebut dengan mahasiswa PKL Universitas Jendral Soedirman Helmia Nurfaiza, Muhamad Rafi Fahreza dan Fendi Fianto serta Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara.

Dijelaslan Nikel Muhammad S.Par mengapa melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair ini, karena untuk membantu para petani yang mengalami kesulitan dikarenakan harga pupuk di pasaran yang tergolong cukup mahal.

“Harapan kita selaku pemuda pelopor Provinsi Jawa Tengah atau PKKP Banjarnegara untuk dapat berdampak pada sektor ekonomi karena selain pupuk ini dapat dijual, pupuk ini bisa meringankan beban petani karena mahalnya pupuk yang beredar dipasaran,” jelasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yakni bapak Rusdi Utomo Karso selaku ketua kelompok tani Basuki satu yang ada di Desa Plorengan, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara.

Dimulai pukul 13.00 wib,kegiatan pelatihan tersebut diikuti kurang lebih 20 anggota kelompok tani basuki satu Desa Plorengan, dengan antusias yang tinggi dalam mengikuti pelatihan.

Ditambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan tiap hari Jumat, dimana pertemuan sebelumnya diberikan pemahaman teori, hingga praktek pembuatan pupuk organik cair, serta pembuatan resep atau formula obat yang digunakan untuk mengusir hama pada tanaman.

Kepala Desa Plorengan Risno mengatakan, bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para petani khususnya kelompok tani yang ada di Desa Plorengan, Kalibening, Banjarnegara.

“Alhamdulillah dengan adanya program ini tentu sangat membantu para petani, kita jadi tambah wawasan dan ilmu baru, perihal pupuk organik ini, tentunya sangat bermanfaat,” terangnya.*

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.