Jumat, Juli 3, 2026

UGM Buka Prodi Langka, Serupa di Cambridge University, Pertama di Asia

MELIHAT INDONESIA, YOGYAKARTA – Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan program studi (prodi) baru yaitu Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati.

Prodi ini disebut sebagai prodi langka, dan yang pertama di Indonesia dan Asia.

Pembukaan prodi ini akan menjadi langkah awal serta pembuka sejarah perkuatan bidang biologi di Indonesia serta memperkuat implementasi Inpres No.1/2023 tentang Pengarusutamaan Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.

Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerjasama dan Alumni Fakultas Biologi UGM, Eko Agus Suyono, menjelaskan bahwa prodi ini akan memberikan pemahaman mendalam terkait keragaman hayati.

Selain itu, mahasiswa juga akan belajar keterampilan praktis, manajemen koleksi, dan ilmu yang dapat menunjang mereka sebagai pemimpin di bidang keanekaragaman hayati.

Setelah lulus prodi, alumni bisa menjadi anggota dari Profesi Ilmu Hayati Indonesia atau Indonesian Biologist Association (IBA).

“Organisasi ini berdiri tahun 2022 dan berkedudukan di Yogyakarta, merupakan satu-satunya organisasi profesi biologi di Indonesia, berbadan hukum yang resmi dan sah yang bertujuan sebagai pemersatu, pembina, dan pemberdaya Biolog di Indonesia,” kata Eko.

Melalui prodi baru ini diharapkan bisa menopang Indonesia sebagai negara megabiodiversitas dunia.

Selain itu, diharapkan juga lahirnya para profesional yang mampu mengelola biodiversitas dalam skala nasional juga global.

Senada dengan hal itu, Ketua IBA, Ario Setra Setiadi, juga menyambut baik pembukaan prodi.

Ia berharap prodi Profesi Keanekaragaman Hayati UGM dapat melestarikan penelitian di bidang keanekaragaman hayati.

“Memiliki para ahli kurator keanekaragaman hayati yang terlatih dengan baik sangatlah penting.”

“Mereka tidak hanya akan memastikan koleksi hayati yang berharga terjaga dengan baik, tetapi juga dapat berperan dalam mengidentifikasi spesies-spesies yang membutuhkan perlindungan khusus, serta mengelola informasi penting tentang kehidupan di bumi,” ujarnya.

Sebagai informasi, prodi serupa telah ada di Cambridge University, Inggris.

Dalam membuka prodi ini, Fakultas Biologi UGM bekerja sama dengan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dan Indonesia Biologist Association (IBA) atau Perkumpulan Profesi Ilmu Hayati Indonesia (PIHI). (nad)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.