MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeladah kantor Balai Kota Semarang, Rabu (17/7/2024). Menurut informasi, penggeledahan dilakukan sejak pagi hari.
Pantauan di lokasi pada pukul 14.00 WIB terdapat tiga orang berompi KPK keluar dari ruang Wakil Wali Kota Semarang dan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Semarang yang berada di sisi selatan kawasan Balai Kota.
Diketahui bahwa ruang Wakil Wali Kota ditempati oleh Wali Kota Semarang.
Setelah dari ruang Wakil Wali Kota, petugas KPK kemudian menuju Gedung Moch Ichsan, menaiki lift dan berhenti di lantai VI. Mereka memasuki ruang Bagian Pengadaan Barang/Jasa (BPJB).
Pukul 15.39 WIB, orang berompi KPK keluar dari Gedung Moch Ichsan dan kembali memasuki ruang Wakil Wali Kota Semarang dan Setda Kota Semarang.
Mereka baru keluar dari ruang Wakil Wali Kota pada pukul 18.10 WIB dengan membawa dua koper besar. Semua petugas KPK pulang mengendarai empat mobil dan satu mobil patroli.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika membenarkan saat ini tengah menyidik beberapa jenis kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
“Betul, sedang ada kegiatan penyidikan oleh teman-teman penyidik di daerah Semarang,” ucap Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika dalam siaran langsungnya, Rabu (17/7/2024).
Penyidikan itu, katanya, terkait dugaan tindak pidana korupsi atas pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemkot Semarang tahun 2023–2024.
Kemudian, menyidik dugaan pemerasan terhadap pegawai negeri atas insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah Kota Semarang. Serta menyidik dugaan penerimaan gratifikasi tahun 2023–2024.
Tessa juga mengungkap sudah ada tersangka. Namun, ia belum membeberkan namanya.
“Proses penyidikan saat ini masih berjalan, untuk nama dan inisial tersangka belum bisa disampaikan saat ini,” jelasnya. (bhq)