Sabtu, April 18, 2026

Pantangan Mistis di Gunung Ciremai yang Wajib Diketahui Pendaki

MELIHAT INDONESIA, CIREBON – Gunung Ciremai di Jawa Barat dikenal dengan aura mistisnya yang kental. Gunung ini menjulang tinggi dan melintasi tiga kabupaten: Cirebon, Majalengka, dan Kuningan. Selain pesona alamnya, Gunung Ciremai juga menyimpan berbagai pantangan dan cerita mistis yang menarik perhatian banyak orang. Berikut adalah enam pantangan penting yang harus diperhatikan oleh setiap pendaki.

1. Menjejakkan Kaki Tiga Kali

Sebagai bagian dari tradisi lokal, pendaki dianjurkan untuk menjejakkan kaki ke tanah sebanyak tiga kali dan mengucapkan salam sebelum memulai pendakian. Ritual ini dipercaya dapat memberikan perlindungan dari gangguan makhluk halus dan memastikan keselamatan selama pendakian. Bagi masyarakat setempat, ritual ini merupakan wujud penghormatan terhadap kekuatan gaib yang ada di sekitar Gunung Ciremai.

2. Hindari Buang Air Kecil di Tanah

Ada larangan untuk membuang air seni langsung ke tanah saat berada di Gunung Ciremai. Menurut mitos setempat, pelanggaran terhadap pantangan ini dapat membawa musibah. Pendaki sering terlihat menggunakan plastik atau botol untuk menampung air seni mereka, sebagai bentuk penghormatan terhadap pantangan ini. Tradisi ini mencerminkan keyakinan dan kepercayaan lokal yang kuat.

3. Kisah Nini Pelet

Gunung Ciremai juga dikenal dengan legenda Nini Pelet, sosok legendaris yang dianggap memiliki kekuatan gaib, terutama dalam urusan percintaan. Nini Pelet dikisahkan memiliki kitab ‘Mantra Asmara’ yang memberikan kekuatan dalam merajut kisah asmara. Legenda ini menambah daya tarik mistis Gunung Ciremai dan sering dibahas dalam cerita rakyat setempat.

4. Blok Batu Lingga

Salah satu lokasi mistis di Gunung Ciremai adalah Blok Batu Lingga. Lokasi ini dianggap sebagai tempat pertapaan Nini Pelet dan dijaga oleh makhluk halus bernama Aki dan Nini Serentet Buntet. Banyak pendaki yang mengunjungi Blok Batu Lingga untuk mencari berkah atau sekadar merenung dalam suasana yang dianggap sakral.

5. Harimau Bermata Satu

Mitos tentang harimau bermata satu juga menjadi bagian dari cerita mistis Gunung Ciremai. Harimau ini diyakini sebagai tunggangan Nini Pelet dan dikatakan tinggal di antara ranting kering yang membentuk goa. Cerita ini menambah kesan magis dan misterius dari gunung ini, menjadi bagian dari warisan cerita turun-temurun.

6. Jalak dan Tawon Hitam

Gunung Ciremai dikenal dengan kehadiran jalak hitam yang konon setia menemani pendaki dari pos pengalap hingga puncak. Jalak hitam ini dipercaya memiliki peran sebagai pendamping spiritual. Selain itu, tawon hitam yang sering mengganggu pendaki juga menjadi bagian dari mitos yang melekat pada gunung ini. Kombinasi kehadiran jalak hitam dan tawon hitam menambah dimensi misteri dan tantangan dalam perjalanan pendakian.

Memahami pantangan-pantangan ini akan membantu pendaki untuk menghormati tradisi dan mitos lokal, serta membuat pengalaman mendaki Gunung Ciremai menjadi lebih berarti dan penuh penghormatan terhadap kepercayaan setempat. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.