Senin, Juli 6, 2026

Arab Saudi Permudah Proses Umrah dengan Program Langsung

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi baru-baru ini meluncurkan program umrah langsung yang memungkinkan perusahaan-perusahaan di Arab Saudi untuk melayani jemaah secara langsung tanpa melalui perantara. Program ini mulai berlaku sejak 20 Agustus 2024 dan merupakan bagian dari inisiatif Visi Saudi 2030.

Menurut pernyataan Kementerian Haji dan Umrah yang dikutip dari Arab News pada Senin (26/8/2024), “Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengalaman jemaah dengan kunjungan ke situs-situs bersejarah yang terkait dengan kehidupan Nabi serta menjelajahi atraksi kerajaan.”

Program ini dirancang untuk mendukung penyedia layanan, mendorong perusahaan untuk menerapkan manajemen destinasi yang lebih profesional, serta menyederhanakan prosedur dan standar kepatuhan selama perjalanan umrah.

Fokus pada Pengalaman Jemaah dan Pemberdayaan Sektor Swasta

Inisiatif ini sejalan dengan strategi kementerian untuk meningkatkan kualitas pengalaman umrah dan memberdayakan sektor swasta dalam penyediaan layanan sepanjang tahun. Saudi Press Agency melaporkan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk menyederhanakan prosedur serta menegakkan standar komitmen dan kepatuhan selama perjalanan umrah.

Pandangan dari Forum SATHU

Muharom Ahmad, Sekretaris Jenderal Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU), menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah lama yang diharapkan akan mempermudah relasi “business to consumer” (B to C). Di sini, “B” merujuk pada perusahaan umrah dan haji di Arab Saudi yang kini dapat menjual paket umrah secara langsung kepada jemaah.

“Harapannya adalah agar jumlah pihak yang terlibat menjadi lebih sedikit, sehingga jemaah bisa langsung berurusan dengan perusahaan travel di Arab Saudi, yang diharapkan akan menurunkan biaya perjalanan umrah,” kata Muharom.

Tantangan dalam Implementasi Program

Meski program ini menawarkan kemudahan, Muharom mencatat bahwa pelaksanaannya tidak tanpa tantangan. Travel umrah di Arab Saudi masih perlu beradaptasi dalam mengemas paket dan melayani jemaah, mengingat umrah memerlukan pemahaman mendalam tentang tata cara ritual serta kebutuhan jemaah, berbeda dengan layanan wisata biasa.

“Umrah bukan sekadar perjalanan turis. Ada tata cara khusus yang harus dipatuhi dan ini memerlukan bimbingan dari pembimbing atau ustad yang terlatih. Tantangannya adalah bagaimana menyediakan layanan yang sesuai dengan standar tersebut,” tegasnya.

Dengan adanya program umrah langsung ini, diharapkan proses umrah menjadi lebih efisien dan jemaah dapat menikmati pengalaman yang lebih baik selama menjalankan ibadah mereka. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.