Minggu, Mei 10, 2026

Kunjungi Rumah Pelita Semarang, Praja IPDN Berinteraksi dengan Anak Stunting

MElIHAT INDONESIA, SEMARANG – Mahasiswa atau praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mengunjungi Rumah Pelita Semarang yang menjadi sentra penanganan anak stunting.

Para praja atau mahasiswa tersebut berinteraksi dengan anak-anak di daycare Rumah Pelita yang berlokasi di Kelurahan Manyaran, Semarang Barat, Rabu (4/9/2024).

Mereka tampak antusias mengajak anak-anak bermain dan berlajar bersama.

Perwakilan praja IPDN, Lukas Alexeindre Siburian mengatakan, kunjungan ini untuk melihat aktivitas di rumah penanganan anak stunting yang menjadi percontohan di Kota Semarang.

“Kami ingin melihat pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak-anak stunting. Kami juga akan belajar banyak,” imbuhnya.

Pengasuh anak stunting di Rumah Pelita Manyaran, Lana Muthia Thaher membenarkan adanya kunjungan mahasiswa IPDN.

Ia menyambut baik kedatangan mahasiswa yang berjumlah sekitar 50 orang tersebut.

Lana mengatakan, Rumah Pelita akronim dari Rumah Penanganan Stunting Lintas Sektor bagi Bayi di Bawah Dua Tahun.

Rumah Pelita merupakan terobosan Pemkot Semarang dalam upaya penanganan stunting dari hulu ke hilir. Seperti pola asuh, pemberian gizi, sanitasi, dan lain-lain.

Menurutnya, tempat ini kerap dijadikan rujukan sebagai lokasi studi banding dari sejumlah pemerintah daerah (pemda) dan maupun instansi lain yang berkait dengan penanganan stunting. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.