Senin, Juli 6, 2026

Pedang Raja Ramses II Muncul, Pertanda Apakah Ini?

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Sekelompok arkeolog baru-baru ini mengungkap sisa-sisa barak tentara Mesir kuno, yang mencakup pedang perunggu bertuliskan nama Raja Ramses II dalam hieroglif. Temuan ini terjadi di sebuah ruang kecil dalam kompleks barak di barat laut Mesir, sekitar 90 kilometer dari Alexandria.

Kompleks tersebut terdiri dari gudang penyimpanan senjata dan makanan, serta barak yang menampung prajurit. Meskipun usia benteng ini belum dapat dipastikan, Ramses II, yang namanya terukir pada pedang, memerintah Mesir antara 1279 SM dan 1213 SM, menjadikannya salah satu raja paling berpengaruh dalam sejarah Mesir.

Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir (MOTA) mengungkapkan bahwa pada masa kepemimpinan Ramses II, Mesir mengalami kejayaan, ditandai dengan berbagai peperangan melawan bangsa Het dan Libya. Barak-barak ini penting untuk mendukung kegiatan militer di bagian utara, sekaligus menjadi saksi perkembangan seni dan budaya yang subur.

Penemuan ini juga mencakup banyak barang pribadi milik para prajurit, memberikan wawasan mengenai kehidupan sehari-hari mereka. Di antara barang-barang tersebut terdapat senjata, alat berburu, aksesori pribadi, serta aplikator kohl dari gading. Arkeolog juga menemukan kalung akik, manik-manik faience—sejenis batu semi mulia yang populer di kalangan orang Mesir kuno—dan setengah cincin perunggu.

“Penemuan ini sangat penting untuk memahami strategi dan logistik militer Mesir di bawah Ramses II,” ungkap Peter Brand, profesor sejarah dan direktur Karnak Great Hypostyle Hall Project di Universitas Memphis. Meskipun Brand tidak terlibat dalam penggalian, ia menyoroti bahwa situs militer lain yang dibangun oleh Ramses II di barat laut Mesir tidak terawat sebaik situs ini.

Menurut Brand, persenjataan yang ditemukan menunjukkan bahwa tempat ini dipersenjatai dengan baik, bahkan mungkin memiliki kemampuan untuk memproduksi senjata secara lokal. Pedang perunggu tersebut kemungkinan besar merupakan hadiah kerajaan untuk seorang perwira tinggi, dan ukiran nama serta gelar raja di pedang itu menambah prestise pemiliknya, sekaligus memproyeksikan kekayaan dan kekuasaan Ramses II.

Dengan penemuan ini, para arkeolog berharap dapat menggali lebih dalam mengenai aspek-aspek militer dan sosial Mesir kuno, serta dampak dari kepemimpinan Ramses II terhadap perkembangan peradaban pada masa itu. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.