MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Sebagian wilayah di Tegal, Jawa Tengah mengalami fenomena hari tanpa hujan dengan kriteria sangat panjang.
Kriteria tersebut disematkan BMKG Stasiun Klimatologi (Satklim) Jateng yang telah melakukan monitoring hari tanpa hujan di wilayah Jateng pada 10 hari pertama Oktober 2024.
Hasil monitoring mengklasifikasikan wilayah berdasarkan lama waktu tak turun hujan.
“Kriteria sangat panjang, 31–60 hari tanpa hujan terjadi di sebagian Tegal,” ungkap Kepala BMKG Satklim Jateng, Sukasno.
Untuk wilayah yang tak pernah hujan dalam kurun waktu 21–30 hari dengan kriteria panjang juga hanya terjadi di sebagian Tegal.
Adapun wilayah dengan kriteria menengah atau tak hujan selama 11–20 hari dialami sebagian Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Kab. Semarang, Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, Temanggung, Magelang, Purworejo, Banyumas.
Menurut hasil monitoring BMKG Satklim Jateng, mayoritas wilayah Jateng sudah mengalami hujan pada Oktober, sebab sudah memasuki musim penghujan.
Sebelumnya, musim kemarau yang ditandai dengan tiadanya hujan membuat sejumlah wilayah mengalami kekeringan.
Berdasarkan data BPBD, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, yang mengalami kekeringan paling parah pada kemarau 2024 adalah Kabupaten Grobogan, Banyumas, Pati, Brebes, Cilacap, dan Rembang. (*)