MELIHAT INDONESIA – Beberapa waktu belakangan ini, istilah ‘jam koma’ sedang menjadi perbincangan yang mayoritas di kalangan Gen Z.
Jam koma merujuk pada keadaan ketika seseorang tiba-tiba kehilangan fokus di tengah aktivitas.
Menurut Psikolog Rosdiana Setyaningrum, berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan jam koma.
- Kurangnya kesadaran penuh dalam aktivitas sehari-hari
Terjebak dalam rutinitas dapat membuat orang melakukan berbagai aktivitas tanpa benar-benar fokus - Gaya hidup dan pola makan tidak seimbang
Mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula berlebih dapat membuat tubuh menjadi lesu dan mengantuk - Pengaruh media sosial
Kebiasaan berlebihan menggunakan media sosial menyebabkan turunnya kemampuan seseorang untuk fokus dalam jangka waktu lama - Kualitas tidur yang buruk
Kurangnya tidur berkualitas dapat menyebabkan otak tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Kebiasaan begadang membuat otak bekerja terus menerus, bahkan ketika tubuh seharusnya beristirahat - Overthinking dan kurangnya aktivitas fisik
Ketika otak kiri terlalu aktif namun otak kanan kurang terstimulasi, dapat menyebabkan emosi menjadi sulit diatur dan memori melemah. Salah satu cara untuk mengatasi ini adalah dengan melakukan aktivitas fisik