Minggu, Mei 10, 2026

Kisah Mujab Cawabup Tegal dari Keluarga Pra Sejahtera: Sekarang Diniatkan Membayar Utang ke Rakyat

MELIHAT INDONESIA, SLAWI – Kisah perjalanan hidup Muhammad Syaeful Mujab, calon Wakil Bupati Kabupaten Tegal, baru-baru ini menarik perhatian publik melalui unggahan Instagram pribadinya, @mujabms.

Unggahan itu, yang berisi slide demi slide foto yang menggambarkan perjalanannya, memberi inspirasi kepada banyak orang.

Mujab menceritakan pengalamannya dari masa kecil yang sederhana, prestasi akademis yang diraihnya dengan perjuangan, hingga keputusannya untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Kabupaten Tegal.

Di slide pertama, tampak Mujab mengenakan toga dengan latar belakang kampus luar negeri, mengungkapkan, “Kalau enggak dapat beasiswa mungkin aku  enggak akan tahu rasanya.”

Ungkapan ini diiringi backsound lagu Bernadya – “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan,” menyiratkan perjalanan yang tak mudah. Slide berikutnya menampilkan dirinya bersama teman-teman internasional, dengan teks, “Belajar di kampus top dunia, langsung dari akademisi terkemuka dunia, dan punya teman-teman dari berbagai negara,” menunjukkan betapa bangganya ia mendapat kesempatan belajar lintas budaya di lingkungan yang penuh inspirasi.

Slide selanjutnya memperlihatkan momen Mujab bersama tokoh-tokoh nasional seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, dan Tito Karnavian. “Bisa bertemu dan belajar langsung dari banyak tokoh negara ini,” tulisnya, mengisyaratkan pengalaman dan wawasan yang telah memperkaya perspektifnya untuk masa depan Tegal.

Tak hanya belajar di dalam negeri, Mujab juga mengunggah foto di beberapa lokasi ikonik dunia, seperti Makkah dan London Bridge, dengan caption yang menggugah, “Melihat dunia dengan lebih luas sampai kepikiran, kok di sini bisa begini, kok di negaraku enggak bisa.” Hal ini menegaskan tekadnya untuk membawa inovasi ke tanah air.

Slide berikutnya bernuansa nostalgia saat Mujab mengenang masa-masa kuliahnya di Universitas Indonesia (UI). Sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI, ia menyatakan, “Belajar mengasah kepemimpinan sebagai Ketua BEM UI sembari tetap mengejar prestasi.” Kenangan ini disertai dengan refleksi tentang kerasnya kehidupan di Jakarta. “Kerasnya hidup ini sampai banyak kerjaan sampingan,” ujarnya, menekankan perjuangan gigihnya untuk terus melangkah meski dalam situasi sulit.

Mujab juga membagikan foto bersama ibunya, menggambarkan hasil kerja keras yang ia capai dengan membangun rumah bagi keluarga mereka. “Alhamdulillah bisa membuat ekonomi keluarga jauh lebih baik,” tulisnya. Pada slide ini, ia mengingat masa kecilnya yang penuh tantangan, lahir dan besar di keluarga penerima bantuan sosial, dan kenyataan bahwa ibunya pernah menjadi TKW di Malaysia selama hampir 10 tahun demi menopang kebutuhan keluarga.

Di slide selanjutnya, terlihat momen wisuda Mujab. Mengenakan toga dan senyum semringah, ia mengungkapkan terima kasih kepada masyarakat. “Berkat beasiswa yang sumbernya dari uang rakyatlah saya bisa berada di titik ini,” tulisnya, menunjukkan rasa syukur atas dukungan yang telah ia terima dari negara dan masyarakat.

Pengalaman hidup ini membuatnya terpanggil untuk berbakti kepada kampung halaman. Di dua slide terakhir, Mujab tampil bersama masyarakat sebagai calon Wakil Bupati Tegal, mendampingi Bima Eka Sakti. “Saya bertekad apapun yang saya kerjakan diniatkan untuk membayar hutang pada negara ini dan rakyatnya,” ujarnya.

Unggahan di akun X (sebelumnya Twitter) miliknya pada 1 September 2024 mempertegas niatnya, “Beberapa hari ini ngilang dari tweetland karena masih kaget tiba-tiba diusung @PDI_Perjuangan untuk maju di kampung halaman.”

Di luar itu, Mujab adalah sosok pemuda berbakat dengan latar belakang pendidikan dan karier yang mengesankan. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Slawi pada 2013, dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Indonesia dengan IP 3,59.

Selama di UI, Mujab aktif sebagai Ketua BEM UI dan meraih berbagai penghargaan. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di London School of Economics and Political Science (LSE), mendapatkan gelar Master dalam bidang Development Studies.

Di dunia profesional, Mujab pernah bekerja di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan RI, serta DPRD Provinsi DKI Jakarta. Pengalamannya juga mencakup peran sebagai Program Director di Y20 Indonesia dan sebagai Policy Analyst di Patra Government Relations.

Dalam kiprahnya, ia mendirikan Generasi Perintis, sebuah inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan pemuda Indonesia, membantu transisi mereka dari pendidikan ke dunia kerja. Melalui Generasi Perintis, ia mendorong pemuda untuk menjadi agen perubahan yang siap berkontribusi pada masyarakat.

Dengan perjalanan hidup yang penuh perjuangan, Muhammad Syaeful Mujab kini siap membaktikan dirinya untuk Kabupaten Tegal. Sebagai calon Wakil Bupati, ia berkomitmen untuk menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat. Mimpi besarnya adalah memberikan kontribusi nyata bagi kampung halaman yang ia cintai, menjadikan Tegal sebagai daerah yang maju dan inklusif bagi generasi yang akan datang. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.