Jumat, April 17, 2026

Pengamat Kepolisian Unnes Anggap Wajar Muncul Desakan Pencopotan Kapolrestabes Semarang

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Muncul desakan agar Kombes Pol Irwan Anwar dicopot dari jabatannya sebagai Kapolrestabes Semarang karena ia diduga berupaya menutup-nutupi kasus penembakan.

Desakan yang muncul imbas penanganan kasus penembakan pelajar oleh anggota Polrestabes Semarang tersebut dinilai wajar oleh dosen sejarah militer dan kepolisian Universitas Negeri Semarang (Unnes), Andy Suryadi.

“Soal tuntutan agar Kombes Irwan Anwar dicopot karena dianggap menutup-nutupi kasus tersebut memang wajar, ya,” ujar Andy yang juga Koordinator Pusat Kajian Militer dan Kepolisian (Puskampol) Indonesia, Rabu (11/12/2024).

Saat awal kasus ini bergulir, Kombes Irwan langsung cenderung membela anggotanya dan sebaliknya melabeli korban yang sudah meninggal sebagai “gangster”
pelaku tawuran.

“Karena publik pasti merasa kecewa dan marah dengan pernyataan beliau yang dianggap cenderung melindungi anggota,” imbuhnya.

Desakan pencopotan Kalolrestabes semakin wajar mengingat beberapa pernyataan Kombes Irwan di kemudian hari terbukti terbantahkan, utamanya terkait dengan motif penembakan.

Awalnya Kombes Irwan bersikukuh bahwa anggotanya mepelaskan tembakan lantaran kondisi terdesak yakni hendak diserah korban menggunakan senjata tajam.

Namun, dalih tersebut diragukan karena bertolak belakang dengan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku sengaja menembak tanpa adanya upaya perlawanan dari korban. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.