Sabtu, April 18, 2026

Boy Thohir Kakak Menteri BUMN Terseret Pusaran Korupsi Pertamina, DPR: saatnya Bersih-bersih

MELIHAT INDONESIA – Garibaldi Thohir alias Boy Thohir kakak kandung dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, terseret pusaran kasus korupsi tata kelolo minyak mentah Pertamina.

Boy adalah pemilik PT Alamtri Resources Indonesia Tbk, yang dikabarkan mengatur para pejabat Pertamina, melalui orang kepercayannya.

DPR RI mendesak pemerintah dan BUMN untuk serius menangani dugaan korupsi minyak mentah di Pertamina.

Menurut DPR, ini saatnya bersih-bersih sarang mafia minyak dari BUMN.

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi NasDem, Asep Wahyuwijaya, menyatakan Menteri Erick Thohir, sebagai pimpinan tertinggi BUMN, juga harus bertanggung jawab dalam menyelesaikan kasus ini.

Asep meminta Kejagung mengusut kasus ini secara menyeluruh, termasuk mengklarifikasi isu yang mengaitkan nama pengusaha Garibaldi Thohir atau Boy Thohir.

“Modus kejahatan para pejabat Pertamina ini merugikan negara dan rakyat sekaligus, dengan membobol subsidi dan menipu masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Kejagung harus mengungkap kasus korupsi di Pertamina secara mendalam dan menyeluruh. Langkah ini penting untuk membersihkan praktik mafia migas di perusahaan tersebut.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan kesiapannya untuk meninjau ulang dan melakukan berbagai perbaikan di PT Pertamina (Persero).

Menurutnya, langkah ini diperlukan mengingat permasalahan yang tengah dihadapi oleh perusahaan milik negara tersebut.

Erick menambahkan bahwa Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, SKK Migas, serta pemangku kepentingan lainnya.

Meski demikian, ia menyatakan akan kooperatif dengan Kejagung dalam mengusut dugaan korupsi di Pertamina Patra Niaga.

“Kami tidak mau berargumentasi soal blending atau oplosan, tetapi Kejaksaan kini sedang mendalaminya,” ujarnya. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.