Upaya memperkuat pemajuan kebudayaan daerah terus dilakukan melalui ruang diskusi dan kolaborasi. Langgeng Culture Center menggelar Forum Group Discussion (FGD) Budaya Blora sebagai wadah bertemunya para seniman, budayawan, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi gagasan serta pengalaman dalam pengembangan budaya lokal.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, yang memberikan dukungan langsung terhadap inisiatif penguatan kebudayaan daerah.
Kehadiran orang nomor satu di Blora tersebut menjadi penegas komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendorong sinergi lintas sektor demi pemajuan kebudayaan yang berkelanjutan.
FGD yang dipimpin oleh Mbak Wsanavero ini berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban. Para peserta aktif berdiskusi, saling bertukar pengalaman, serta menyampaikan saran dan masukan terkait potensi kebudayaan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Blora.
Sejumlah narasumber turut dihadirkan, di antaranya Dewi Utari SE., CNLP., dari Malang, Dr. Yanu E. Prasetyo dari Jakarta, serta Totok Supriyatno S.Ars., praktisi budaya asal Blora. Hadir pula Ketua Dekranasda Kabupaten Blora Aini Salih, perwakilan Dinas Kebudayaan, Ketua Dewan Kebudayaan, serta para pegiat seni dan budaya.
Dalam diskusi terungkap berbagai pengalaman unik dari desa-desa di Blora yang dinilai memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi pertunjukan budaya khas daerah. Potensi tersebut tidak hanya bernilai pelestarian, tetapi juga memiliki daya tarik edukatif dan pariwisata.
Melalui FGD ini, para peserta berharap dapat merumuskan poin-poin rekomendasi strategis yang dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Blora.
Kolaborasi antara seniman, budayawan, akademisi, dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pemajuan kebudayaan Blora agar terus tumbuh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.