MELIHAT INDONESIA, BANJARNEGARA – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Faber-Castell menggelar lomba mewarnai bagi siswa-siswi SD dan MI di Desa Pakikiran, Kecamatan Susukan, Banjarnegara. Acara tersebut diadakan pada Minggu (11/08/2024) di Pondok Pesantren Bustanul Qur’an, Dusun Karang Duren, dan berhasil menarik perhatian banyak anak-anak dari berbagai pelosok desa.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Pemuda Peduli Santri dan Faber-Castell, yang bertindak sebagai sponsor utama. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk merayakan kemerdekaan, tetapi juga untuk mencari bakat seni dari pelosok desa yang selama ini jarang tersentuh oleh kegiatan serupa. Faber-Castell berharap dapat menemukan talenta-talenta muda yang memiliki potensi besar dalam bidang seni, khususnya mewarnai dan menggambar.

Lomba mewarnai ini diawali dengan presentasi dari Faber-Castell mengenai berbagai keunggulan dan pengenalan produk-produk mereka. Purwa Cahya Setiawidi, yang bertanggung jawab atas promosi area Purwokerto, memimpin sesi ini. Aula Ponpes Bustanul Qur’an dipenuhi oleh seratusan anak-anak yang dengan penuh perhatian mengikuti presentasi tersebut. “Anak-anak tampak sangat antusias dan tertarik dengan apa yang kami sampaikan,” ujar Purwa.
Kompetisi ini terbagi menjadi dua kategori, yakni kelas SD kecil dan SD besar. Setiap peserta diberi waktu untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mewarnai dan menggambar dengan menggunakan produk-produk Faber-Castell. “Kami ingin melihat bagaimana mereka mengaplikasikan kreativitas dan imajinasi mereka dalam karya seni,” tambah Purwa.
Pengasuh Ponpes Bustanul Qur’an, Kiai Abdul Fatah Al Hafidz, mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan acara ini di pesantrennya. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk mengembangkan bakat seni anak-anak di desa yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian.
“Kami merasa beruntung bisa menjadi bagian dari pencarian bakat seni seperti ini. Harapannya, akan muncul generasi seni dari pelosok desa yang dapat membawa nama baik daerah,” kata Kiai Abdul Fatah.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, enam pemenang berhasil dipilih dari kedua kategori. Para pemenang ini mendapatkan hadiah berupa produk Faber-Castell serta penghargaan khusus. “Kami berharap ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan bakat seni mereka,” ungkap Purwa.
Selain memberikan hadiah kepada para pemenang, Faber-Castell juga memberikan kenang-kenangan kepada semua peserta yang telah ikut serta. “Kami ingin semua anak merasa dihargai dan terus semangat untuk berkarya,” tutur Purwa. Langkah ini menunjukkan komitmen Faber-Castell dalam mendukung perkembangan seni di kalangan anak-anak, terutama di daerah-daerah terpencil.

Acara ini juga dihadiri oleh orang tua dan warga sekitar yang turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. “Kami sangat bangga melihat anak-anak kami bersemangat dalam mengikuti lomba ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” kata salah satu orang tua peserta.
Melalui kegiatan ini, Faber-Castell berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat di desa-desa, serta membuka peluang bagi anak-anak di daerah untuk menunjukkan bakat mereka. “Kami akan terus mencari dan mendukung talenta-talenta muda di seluruh pelosok Indonesia,” tutup Purwa. (**)