Minggu, Mei 10, 2026

Investigasi Cuma 2 Hari, Undip Simpulkan Tak Ada Bullying pada Kasus Kematian Peserta PPDS Anestesi di RSUP dr Kariadi

MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) ternyata hanya membutuhkan dua hari dalam menginvestigasi penyebab kematian mahasiswinya yang bernama dr. Aulia Risma Lestari.

Dalam investigasi itu Undip menyimpulkan kematian dr. Aulia Risma tidak dilatarbelakangi adanya perundungan atau bullying.

Dekan Fakultas Kedokteran Undip, Yan Wisnu Prajoko mengatakan, dalam satu-dua hari itu, tim investigasi langsung melihat rekam jejak dr. Aulia Rima, rekam selama pendidikan, dan lain sebagainya.

“Kami menyimpulkan kondisi yang dialami almarhumah ini tidak ada aspek perundungan yang melatarbelakangi,” ujarnya, Jumat (23/8/2024).

Hasil investigasi internal kampus itu bersifat final dan sampai saat ini belum ada tambahan.

“Tapi sepertinya sudah (cukup) karena kami sudah melakukan di satu-dua hari awal. Kami sekarang menunggu (hasil investigasi) kementerian,” imbuh Yan Wisnu.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDI) Fakultas Kedokteran Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari (30) tewas dengan janggal.

Ia ditemukan tergelatak tak bernyawa pada Senin (12/8/2024) di kamar kosnya yang terketak di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Mahasiswi yang magang di RSUP Dr Kariadi tersebut diduga merupakan korban perundungan yang memutuskan mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. (bhq)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.