Sabtu, Juni 27, 2026

Kenali Perbedaan Emas Putih dan Perak Sebelum Membeli Perhiasan

MELIHAT INDONESIA, JAKARTA – Emas putih dan perak sering digunakan dalam pembuatan perhiasan, namun keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.

Emas putih adalah campuran emas murni dengan logam lain seperti paladium atau nikel, yang memberikan warna putih. Sementara itu, perak adalah logam mulia dengan warna alami yang lebih terang.

Emas putih modern yang kita kenal saat ini diciptakan pada 1920-an, sementara perak telah digunakan sejak 5000 SM, awalnya untuk membuat wadah makan, minum, dan patung, sebelum menjadi populer dalam desain perhiasan.

Perak digunakan oleh kelas elit di Mesir Kuno dan Yunani Kuno, dan pada era Tudor, Stuart, dan Georgia, hanya kalangan atas yang memiliki akses terhadap perak.

Dengan revolusi industri pada era Victoria, permintaan akan perhiasan perak meningkat pesat karena teknologi produksi massal yang berkembang.

Saat ini, perak tetap menjadi bahan utama dalam industri perhiasan, biasanya dicampur dengan tembaga untuk meningkatkan kekuatannya.

Emas putih adalah paduan logam, biasanya terdiri dari 75 persen emas kuning murni dan 25 persen logam lain seperti nikel, seng, atau paladium.

Perhiasan emas putih sering dilapisi rhodium untuk mencegah noda. Rhodium, bagian dari keluarga platinum, adalah logam mulia termahal di dunia.

Sebaliknya, perak murni sering dicampur dengan tembaga untuk meningkatkan kekuatannya, karena perak murni sangat lembut.

Perak cenderung memiliki corak yang lebih dalam dan berkilau, sementara emas putih tetap mempertahankan kilau putihnya berkat lapisan rhodium.

Perbedaan lain antara emas putih dan perak adalah dalam hal perawatan dan ketahanan. Emas putih, dengan lapisan rhodium, cenderung lebih tahan terhadap goresan dan noda dibandingkan perak.

Rhodium juga memberikan lapisan pelindung yang membuat emas putih lebih berkilau dalam jangka waktu yang lebih lama. Namun, lapisan rhodium ini bisa aus seiring waktu dan mungkin memerlukan pelapisan ulang untuk mempertahankan penampilannya.

Perak, di sisi lain, lebih rentan terhadap oksidasi dan noda. Perhiasan perak sering kali membutuhkan pembersihan dan perawatan rutin untuk menjaga kilauannya. Patina yang terbentuk pada perak tua dapat memberikan karakter dan daya tarik tersendiri, namun bagi sebagian orang, ini bisa menjadi kekurangan karena tampilan yang kusam.

Menggunakan kain khusus perak atau cairan pembersih perak dapat membantu menjaga perhiasan perak tetap berkilau.

Dari segi harga, perak umumnya lebih terjangkau dibandingkan emas putih. Hal ini membuat perak menjadi pilihan yang populer bagi mereka yang mencari perhiasan berkualitas dengan anggaran yang lebih rendah.

Meskipun demikian, perhiasan emas putih memiliki daya tarik tersendiri karena nilai dan kemewahan yang ditawarkannya. Emas putih juga sering dianggap sebagai alternatif yang lebih modern dan elegan dibandingkan emas kuning tradisional.

Dalam memilih antara emas putih dan perak, penting untuk mempertimbangkan gaya hidup dan preferensi pribadi. Jika kamu menginginkan perhiasan yang tahan lama dan memerlukan perawatan minimal, emas putih mungkin lebih cocok. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.