Senin, Juli 6, 2026

Pelajar 14 Tahun Tembaki Sekolah di Georgia, Empat Orang Tewas

MELIHAT INDONSIA, AMERIKA SERIKAT – Pada Rabu (4/9/2024) waktu setempat, tragedi penembakan terjadi di Apalachee High School, Georgia, Amerika Serikat. Seorang pelajar berusia 14 tahun mengakibatkan kematian dua siswa dan dua guru, serta melukai sembilan orang lainnya yang dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku, yang masih hidup, berhasil diamankan oleh Biro Investigasi Federal AS (FBI), petugas kepolisian, dan dua penjaga sekolah. Direktur FBI Georgia, Chris Hosey, mengungkapkan bahwa pelaku akan didakwa sebagai orang dewasa atas pembunuhan tersebut. “Yang lebih penting, saya turut bersimpati pada seluruh orangtua dan siswa yang berada di sini,” ujar Hosey seperti dikutip dari The Guardian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan mengenai jenis senjata yang digunakan atau bagaimana pelaku memperoleh senjata tersebut. Namun, FBI menyebutkan bahwa mereka pernah menginvestigasi ancaman penembakan sekolah secara daring pada tahun 2023, yang melibatkan seorang siswa berusia 13 tahun dan ayahnya.

Meskipun pelaku tidak teridentifikasi dalam kasus ini, petugas kepolisian Georgia menghubungkan ancaman tersebut dengan remaja yang kini ditangkap. FBI mengungkapkan bahwa ayah pelaku memiliki senjata untuk berburu di rumah, tetapi pelaku membantah membuat ancaman secara online. Penegak hukum setempat telah memperingatkan sekolah untuk memantau pelaku secara lebih ketat.

Sheriff Barrow, Jud Smith, menyatakan keterkejutannya dan kesedihannya atas serangan tersebut. “Saya lahir dan besar di sini, saya juga sekolah di sini, begitu pula anak-anak saya. Kejadian ini membuat hati saya sakit. Tapi kebencian tidak akan memenuhi tempat ini; cinta akan mengalahkan apa yang terjadi hari ini,” tuturnya dengan emosional.

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris turut memberikan tanggapan terkait insiden tersebut. Biden meminta Kongres AS untuk segera memperketat aturan kepemilikan senjata, sedangkan Harris menyebut insiden ini sebagai tragedi ‘gila’ dan menuntut diakhirinya kekerasan akibat senjata. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.