Jumat, April 17, 2026

Saat Blusukan ke Wonosobo Gubernur Jateng Dapati 15 Anak Stunting dan Kasus TBC

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pelaksanaan program Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Rabu (30/7/2025). Kunjungan ini sekaligus menjadi upaya nyata pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan dan menekan angka stunting di daerah.

Dalam pemeriksaan kesehatan, ditemukan 15 anak mengalami stunting serta sejumlah warga terindikasi mengidap Tuberkulosis (TBC).

“Dari 30 orang yang akan dicek, 15 orang sudah terdeteksi stunting. Kita beri intervensi seperti dikasih vitamin, penambah nafsu makan, dan edukasi. Tadi yang terdaftar ada 35 pasien,” ujar Ahmad Luthfi.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo mencatat Kecamatan Kepil termasuk wilayah dengan angka stunting tertinggi, bersama beberapa daerah pelosok lainnya. Untuk itu, program Speling yang melibatkan tenaga medis spesialis diarahkan guna mendeteksi dini permasalahan kesehatan masyarakat.

“Untuk kegiatan Speling dari 10 kegiatan yang kita lakukan di Wonosobo, dua yang menjadi atensi kita. Pertama, stunting yaitu anak-anak yang kami lakukan pemeriksaan. Kedua adalah terkait dengan TBC,” jelasnya.

Temuan di lapangan ini akan menjadi database penting bagi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyusun langkah intervensi lanjutan.

“Mereka yang TBC akan kita lakukan tracing kepada seluruh keluarganya secara berturut-turut. Ini akan mengangkat kesehatan masyarakat. Inilah gunanya intervensi dari Speling kita di seluruh Jawa Tengah,” tegas Luthfi.

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemprov Jateng juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah untuk meringankan beban warga. Sejumlah kebutuhan pokok dijual di bawah harga pasar, di antaranya beras Rp11.000/kg, minyak goreng Rp14.000/liter, bawang putih Rp28.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, serta cabai Rp30.000/kg.

“Kita juga siapkan intervensi terkait bahan pokok penting. Hari ini terjadi fluktuatif mulai dari telur, kemudian beras, minyak, gula dan sebagainya. Harapannya masyarakat bisa tercukupi agar tidak terjadi fluktuasi harga,” imbuh Luthfi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Jateng dalam menjaga kesehatan sekaligus memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.