Jumat, Mei 8, 2026

Saksi Cium Bau Mesiu, Benarkah Ledakan Rumah Polisi di Mojokerto karena Gas Elpiji?

MELIHAT INDONESIA – Ledakan hebat terjadi di rumah seorang polisi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin (13/1/2025) kemarin, dan menewaskan dua orang korban.

Rumah polisi, Aipda Maryudi, di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang menjadi sumber ledakan hancur, pun rumah Luluk Sudarwati (41), adik ipar yang berada di sampingnya.

Aipda Maryudi merupakan Bhabinkamtibmas Polsek Dlanggu. Saat ledakan terjadi, rumah Aipda Maryudi dalam keadaan kosong.

Sementara, Luluk Sudarwati dan anaknya yang masih balita berada di rumah. Nahas, Luluk dan anaknya tertimpa reruntuhan rumahnya yang terdampak ledakan.

Sementara suaminya, M. Khodi, sedang di sawah dan putri sulung mereka di sekolah. Keduanya selamat.

Saksi mata, Deni menjelaskan bahwa ledakan di Mojokerto membuat perabotan rumah Maryudi terpental sejauh 5 hingga 10 meter.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto, menyatakan Polda Jawa Timur telah mengerahkan tim gabungan yang meliputi Inafis Reskrim, laboratorium forensik, dan kedokteran forensik untuk menyelidiki penyebab ledakan.

Tim yang meninjau lokasi menemukan informasi dari warga tentang bau mesiu di sekitar tempat kejadian.

Selain itu, karena pemilik rumah memiliki hobi mengutak-atik peralatan elektronik, ada beberapa dugaan penyebab ledakan tersebut.

Namun, diduga kuat ledakan di Mojokerto diduga akibat kebocoran tabung elpiji, namun tidak menjelaskan ukuran atau jumlah tabung yang terlibat.

Kapolres Mojokerto, AKBP Imam Kustarto, menyebutkan bahwa di lokasi ledakan ditemukan tabung elpiji 3 kilogram dan beberapa barang elektronik.

Perangkat elektronik tersebut diamankan untuk dianalisis dalam penyelidikan penyebab ledakan.

Namun, untuk memastikannya, kata dia pihak kepolisian masih membutuhkan waktu.

“Saat ini, petugas masih melakukan pendalaman, mohon waktu,” ujarnya.1/2025).

Sementara, Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan yang mengakibatkan dua orang meninggal di rumah seorang anggota polisi. (*)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.