Kamis, Juli 18, 2024
Beranda » Agama » Tenda Jemaah Haji di Mina Memprihatinkan: Tidur di Lorong, Antre Toilet 2 Jam

Tenda Jemaah Haji di Mina Memprihatinkan: Tidur di Lorong, Antre Toilet 2 Jam

Melihat Indonesia

MELIHAT INDONESIA, MINA – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengungkap kondisi jemaah haji Indonesia di Mina, Arab Saudi yang memprihatinkan.

Ketua Timwas Haji DPR, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengungkapkan kondisi tenda jemaah haji RI yang berdesakan hingga toilet yang antre berjam-jam.

Cak Imin menyayangkan tenda sempit yang menyebabkan ruang gerak jemaah tak lebih dari 1 meter.

“Tadi kita menemukan fakta jumlah jemaah dengan kapasitas tenda yang tidak sesuai,” kata Wakil Ketua DPR RI itu saat mengutip detikcom, Rabu (19/6/2024).

Cak Imin mengatakan tenda dengan pengguna berlebih ini mengakibatkan banyak jemaah yang tidak kebagian tempat tidur di dalam tenda.

“Satu orang cuma 0,8 meter, artinya 1 meter enggak nyampe, akhirnya tidur di lorong. Ini tidak boleh terulang,” katanya.

Di sisi lain, Cak Imin juga mendapatkan informasi adanya tenda lain yang justru lebih luas. Menurutnya, hal ini tidak adil.

Dia pun mengusulkan ke depannya agar tenda harus sama ukurannya.

“Lalu yang kedua, ada tenda yang berlebihan, leluasa. Ini enggak adil, cara pembagian yang salah,” imbuhnya.

“Ke depan, tiap tenda harus ukuran per orang per nama, kayak di hotel,” imbuhnya.

Tak cuma tenda, kondisi toilet juga jadi keluhan jemaah RI. Salah satu jemaah bahkan menyampaikan ini di depan Timwas Haji DPR.

Jemaah kloter JKS10 Kabupaten Bandung Barat (KBN) di Maktab 72 Mina, Arab Saudi, mengeluhkan kapasitas toilet yang tidak memadai.

Jemaah antre di toilet berjam-jam hingga terpaksa buang air kecil di samping tenda.

Hal ini disampaikan oleh seorang jemaah saat anggota Timwas Haji DPR, sekaligus Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Golkar, Ace Hasan Sadzily.

“Di kamar mandi, jumlah kapasitas jemaah yang banyak dengan kamar mandi yang sedikit, sampai di belakang pun dijadiin (untuk) buang air kecil sama ibu-ibu,” kata seorang jemaah.

Jemaah tersebut juga menyampaikan kondisi tenda bagi jemaah yang menurutnya tidak ramah lansia. Jemaah lansia harus naik turun tangga di tenda tersebut.

“Yang lansia harus naik turun tangga, ke bawah. Tapi intinya kamar mandi. Kamar mandi ngantre,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kloter JKS10 Oma Firdaosi mengungkap persoalan tenda yang melebihi kapasitas. Pihaknya sampai berselisih dengan kloter lain karena persoalan tenda sempit ini.

“Daya tampung, kemarin kami mengalami sedikit berselisih dengan kloter yang lain. Dengan pembagian itu harus disesuaikan dengan jumlah jemaah,” katanya. (*)

Recent PostView All

Leave a Comment

Follow Us

Recent Post

Diterbitkan oleh PT. Gaspol Media Indonesia

Direktur: Rizky Kurniadi 

Pemimpin Redaksi : Roziki

Redaksi: Fathurrahman, Mayda, Zashinta, Pangesti, Kiki, Nico 

Grafis: Immanullah, Wahyu 

Keuangan dan admin: Meyta, Yusrilia

Pemasaran dan Iklan: Nadiva, Krismonika

Kantor Pusat: Kagokan RT.01/RW.04, Gatak, Sukoharjo

Biro Jateng:  Jl Stonen Kavling 7A Kota Semarang

Telp: 0811313945

Email redaksi: redaksi@melihatindonesia.id 

Email iklan: iklan@melihatindonesia.id 

Copyright @ 2024 Melihat Indonesia. All Rights Reserved

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.