MELIHAT INDONESIA, SEMARANG – Petugas Inafis dari kepolisian memunguti barang bukti dalam kericuhan aksi demonstrasi di kompleks kantor DPRD Jateng di Semarang.
Selang beberapa jam usai demo dibubarkan, tiga orang berseragam Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim Inafis terlihat mengamati pagar kantor DPRD Jateng yang rusak akibat dirobohkan paksa massa aksi.
Pada kesempatan ini, mereka memungut sapu dan kerucut pembatas jalan yang dilemparkan massa aksi ke arah polisi.
Namun, petugas belum berkenan memberikan keterangan terkait hal ini.
Tim hukum massa aksi dari LBH Semarang, Syamsuddin Arif berkomitmen memberikan perlindungan hukum untuk semua massa aksi.
Ia mengungkap salah satu massa aksi ada yang diduga diciduk polisi.
“Setelah info ada yang diciduk sama polisi, langsung kami tracking,” ujarnya.
Perlu diketahui, aksi demonstrasi yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di kompleks kantor DPRD Jawa Tengah di Semarang berakhir ricuh.
Awalnya aksi berjalan kondusif di sisi depan gedung DPRD. Kemudian massa bergeser menuju gerbang sisi utara kantor DPRD dan di sinilah terjadi kericuhan.
Saling dorong antara massa aksi dengan polisi tak terhindarkan. Polisi kemudian menembaki massa aksi dengan gas air mata dan mobil water cannon. Bahkan, polisi melakukan pengejaran kepada massa yang masih bertahan. (bhq)