Jumat, April 17, 2026

Remaja dan Skincare, Edukasi Penting Mengatasi Jerawat di Masa Pubertas

MELIHAT INDONESIA, GOMBONG – Kesehatan kulit remaja menjadi fokus perhatian di SMP Muhammadiyah 1 Gombong melalui program edukasi bertajuk “Skincare untuk Remaja dan Cara Mengatasi Masalah Jerawat karena Pubertas”. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), menghadirkan Owner Ardelia Beauty Skincare, apt. Laeli Fitriyati, M.Farm, sebagai narasumber.

Berlangsung di aula sekolah, acara ini diikuti oleh siswa kelas VII hingga IX. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Muslih, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema ini sangat relevan bagi remaja yang tengah menghadapi perubahan fisik dan emosional selama pubertas. “Kami berharap kegiatan ini memberikan pemahaman tentang pentingnya merawat diri sejak dini. Dengan perawatan yang tepat, siswa dapat lebih percaya diri dan menjaga kesehatan kulitnya,” ujar Muslih.

Owner Ardelia Beauty Skincare, sebagai narasumber utama, membahas topik-topik penting seputar perawatan kulit remaja. Ia menjelaskan tentang jenis-jenis kulit, cara menjaga kebersihan wajah, hingga memilih produk skincare yang aman dan sesuai usia. Materi ini juga mencakup pemahaman mengenai penyebab jerawat akibat perubahan hormon selama pubertas dan solusi yang dapat diterapkan.

“Jerawat itu wajar terjadi di usia remaja karena perubahan hormon. Namun, dengan pola hidup sehat, menjaga kebersihan kulit, dan menggunakan produk skincare yang tepat, masalah ini bisa diminimalkan,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat, tidur cukup, serta mengelola stres sebagai langkah perawatan holistik.

Sesi tanya jawab menjadi salah satu momen paling menarik. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar masalah kulit yang mereka alami. Salah satunya, Fadilah (14), berbagi pengalaman. “Saya jadi lebih paham cara memilih produk skincare yang sesuai dan tidak khawatir salah langkah,” katanya dengan penuh semangat.

Edukasi ini tidak hanya membahas aspek fisik, tetapi juga mengajarkan siswa tentang pola hidup sehat dan tanggung jawab terhadap diri sendiri. Dalam konteks Program P5, kegiatan ini dirancang untuk membangun karakter mandiri, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan berpikir kritis siswa.

Muslih menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha, memberikan manfaat langsung bagi para siswa. “Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut untuk mendukung pengembangan karakter siswa secara menyeluruh,” ujarnya.

Acara berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Selain materi yang menarik, siswa juga diajak untuk mempraktikkan beberapa langkah dasar perawatan kulit. Kegiatan ini bertujuan agar mereka tidak hanya paham secara teori tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu poin yang ditekankan oleh Laeli adalah pentingnya memahami kandungan produk skincare. “Jangan tergiur dengan produk yang sedang tren tanpa membaca kandungannya. Pastikan produk yang digunakan sesuai dengan jenis kulit dan tidak mengandung bahan berbahaya,” pesannya.

Acara ini juga memperkenalkan konsep perawatan kulit sebagai bagian dari menjaga kesehatan secara menyeluruh. Laeli menjelaskan bahwa kulit yang sehat mencerminkan pola hidup yang seimbang, mencakup kebersihan, asupan nutrisi, dan manajemen stres yang baik.

Melalui program ini, para siswa tidak hanya belajar merawat diri tetapi juga memahami nilai-nilai penting yang diajarkan dalam Pancasila, seperti tanggung jawab dan kemandirian. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa menghadapi masa pubertas dengan lebih percaya diri dan bijak.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber sebagai tanda terima kasih atas ilmunya yang bermanfaat. Para siswa pun diajak berfoto bersama, mengabadikan momen berharga yang penuh inspirasi ini.

Muslih berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan siswa di era modern. “Perubahan zaman membawa tantangan baru, termasuk untuk remaja. Kami ingin memberikan bekal yang relevan agar mereka siap menghadapi berbagai perubahan dengan sikap positif,” tutupnya.

Edukasi tentang perawatan kulit yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Gombong ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha dapat memberikan dampak positif. Tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter yang tangguh dan penuh tanggung jawab.

Dengan langkah-langkah kecil seperti ini, sekolah berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya peduli terhadap dirinya sendiri, tetapi juga terhadap nilai-nilai kehidupan yang lebih luas. (**)

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.