SUKOHARJO – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Sukoharjo. Bupati Sukoharjo Etik Suryani dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Informasi mengenai dugaan OTT tersebut beredar pada Kamis (9/7/2026) malam dan langsung menjadi perhatian publik. Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari KPK maupun aparat penegak hukum terkait mengenai kronologi operasi, pihak yang diamankan, serta perkara yang tengah ditangani.
Berdasarkan informasi yang beredar, Etik Suryani bersama sejumlah ASN disebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Meski demikian, belum diketahui secara rinci siapa saja pihak yang turut diamankan dan dugaan perkara yang menjadi dasar operasi tersebut.
Kabar tersebut juga membuat sejumlah lokasi terkait menjadi sorotan. Pantauan di Mapolres Sukoharjo pada Kamis malam menunjukkan situasi masih berjalan normal tanpa adanya aktivitas mencolok.
Sementara itu, rumah dinas Bupati Sukoharjo juga tampak lengang. Hanya terlihat beberapa personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berjaga di area pintu masuk.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari KPK, Polres Sukoharjo, maupun Pemerintah Kabupaten Sukoharjo terkait dugaan OTT tersebut.
Masyarakat masih menunggu keterangan resmi dari KPK untuk mengetahui detail perkara, jumlah pihak yang diamankan, serta perkembangan proses hukum selanjutnya.