MELIHAT INDONESIA, PROBOLINGGO – Kiai Muhammad Hasan Genggong dari Kraksan, Probolinggo, lebih dari sekadar ulama kharismatik. Sosok yang dijuluki Wali Kutub ini dikenal karena ketakwaannya, tapi juga karena karomah—keajaiban spiritual—yang sering ditunjukkan. Salah satu kisah paling mengesankan adalah kemampuan Kiai Hasan menyelamatkan seseorang dari tenggelam di laut, meskipun pada saat itu ia berada di masjid.
Kisah ini terekam dalam video kanal YouTube @zaidan_syatir, yang menggambarkan bagaimana Kiai Hasan menunjukkan karomahnya atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebutan Wali Min Ahli Dak melekat pada Kiai Hasan, artinya seorang wali yang kehadirannya bisa terjadi saat namanya disebut karena kehendak Allah.
Kejadian di Hari Jumat yang Penuh Kejutan
Suatu hari Jumat, Kiai Hasan tengah mengajar di masjid, berbagi ilmu dengan para santri dan jamaah. Saat pengajian berlangsung, tiba-tiba ia mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un” dengan penuh kesungguhan sambil mengangkat tangan ke atas. Aksi itu mengagetkan para santri—terutama saat mereka melihat sarung Kiai Hasan basah, seperti dicelupkan ke dalam air.
Para santri terheran-heran. Mereka tak tahu pasti apa yang terjadi, hanya menyimpan rasa penasaran tanpa ada yang berani bertanya.
Tamu dari Bawean Membawa Kisah Ajaib
Seminggu kemudian, lima orang tamu dari Pulau Bawean datang berkunjung. Mereka tampak kelelahan, dengan pakaian lusuh seakan baru melalui perjalanan panjang. Dengan mendesak, mereka mencari keberadaan Kiai Hasan. Ketika bertemu, salah satu dari mereka segera mengisahkan kejadian luar biasa yang mereka alami di tengah laut.
Seminggu yang lalu, ketika mereka berada di lautan, salah satu dari mereka terjatuh dan mulai tenggelam. Usaha mereka menyelamatkan teman itu sia-sia karena ombak yang besar. Di tengah kepanikan, tiba-tiba muncul sosok Kiai Hasan di tengah laut, menyelamatkan teman mereka dan mengembalikannya ke perahu. Setelah itu, sosok tersebut lenyap.
Misteri Basahnya Sarung yang Terjawab
Kisah tamu tersebut mengingatkan para santri pada kejadian Jumat sebelumnya. Rupanya, saat Kiai Hasan mengangkat tangan dan sarungnya basah, ia tengah membantu menyelamatkan orang dari tenggelam, meski fisiknya berada di masjid. Keajaiban ini semakin memperkuat keyakinan masyarakat bahwa Kiai Hasan memiliki karomah yang luar biasa.
Penghormatan dan Kisah yang Terus Hidup
Karomah Kiai Hasan semakin menegaskan sosoknya sebagai wali Allah yang memiliki hubungan sangat dekat dengan-Nya. Kisah-kisah ini diwariskan dari generasi ke generasi sebagai pengingat akan kebesaran Allah dan bukti nyata dari ketakwaan yang mendalam. Dari Probolinggo hingga seluruh Nusantara, Kiai Hasan Genggong diingat dan dihormati bukan hanya sebagai pemuka agama, tetapi sebagai sosok yang membawa berkah dan keajaiban bagi banyak orang. (**)
Sumber: YouTube @zaidan_syatir