Minggu, Mei 31, 2026

KDM Bongkar Aqua Gunakan Air Tanah Dalam, BPKN dan DPR Langsung Siap Panggil Danone

Video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu pabrik air mineral Aqua di Subang, Jawa Barat, viral dan menuai sorotan publik. Dalam tayangan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Dedi terlihat menanyakan langsung asal air yang digunakan untuk produksi Aqua.

“Ngambil airnya dari sungai?” tanya Dedi.
“Airnya dari bawah tanah, Pak,” jawab salah satu staf perusahaan.

Dedi tampak terkejut dan memastikan ulang sumber air tersebut. “Dikira oleh saya dari air permukaan, dari sungai atau mata air. Berarti kategorinya sumur pompa dalam?” ujarnya. Ia juga mempertanyakan potensi dampak lingkungan seperti pergeseran tanah akibat pengambilan air tanah dalam itu.

Menanggapi hal tersebut, Danone-Aqua memberikan klarifikasi resmi. Mereka menegaskan sumber air yang digunakan bukan dari sumur bor biasa, tetapi dari akuifer dalam lapisan air tanah alami yang terbentuk di sistem hidrogeologi pegunungan.

“Air ini terlindungi secara alami dan telah melalui proses seleksi serta kajian ilmiah oleh para ahli dari UGM dan Unpad. Sebagian titik sumber bahkan bersifat self-flowing atau mengalir secara alami,” jelas Aqua dalam keterangannya, Kamis (23/10/2025).

Danone menjelaskan, air yang digunakan berasal dari lapisan berbeda dengan air permukaan yang digunakan masyarakat, dengan kedalaman 60–140 meter. “Bukan dari air permukaan atau air tanah dangkal,” tegas Danone.

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh proses pengambilan air dilakukan berdasarkan izin resmi pemerintah dan diawasi oleh Badan Geologi Kementerian ESDM serta pemerintah daerah setempat. “Berdasarkan kajian bersama UGM, pengambilan air dilakukan secara terkendali dan tidak menyebabkan pergeseran tanah maupun longsor,” kata Danone-Aqua.

Meski begitu, isu ini tetap menyita perhatian publik dan lembaga negara. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan akan memanggil manajemen PT Tirta Investama, produsen Aqua, untuk memberikan klarifikasi resmi.

“Kami akan memanggil pihak manajemen dan Direktur PT Tirta Investama untuk meminta klarifikasi resmi terkait sumber air yang digunakan dalam produksi Aqua. BPKN juga akan mengirim tim investigasi langsung ke lokasi pabrik guna memverifikasi kebenaran informasi tersebut,” ujar Ketua BPKN Mufti Mubarok.

Tak hanya BPKN, Komisi VI DPR RI juga menyatakan akan memanggil pihak Danone Indonesia serta stakeholder terkait. Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mengatakan pemanggilan tersebut kemungkinan dilakukan setelah masa reses DPR berakhir pada November mendatang.

“Saya akan rekomendasikan untuk dipanggil (Danone Indonesia dan stakeholder terkait),” kata Kawendra.

Polemik sumber air Aqua ini pun terus bergulir setelah video sidak Dedi Mulyadi menjadi viral dan memicu perdebatan publik mengenai transparansi asal air minum dalam kemasan di Indonesia.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.