Kamis, Juli 16, 2026

Setelah Ada Rangkap Jabatan Kini Ada Dwi Fungsi Kopdes, Salurkan Bansos Sekaligus Serap Hasil Panen

emerintah memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga sebagai ujung tombak penyaluran bantuan pemerintah serta pembeli hasil panen petani. Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan KDKMP akan menjadi infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan, mulai dari bantuan sosial hingga barang-barang bersubsidi.

“Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantuan sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah,” kata Zulhas.

Selain menjadi jalur distribusi bantuan pemerintah, koperasi juga akan berfungsi sebagai offtaker atau pembeli hasil panen petani ketika harga komoditas seperti gabah dan jagung turun di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Menurut Zulhas, mekanisme ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pendapatan petani.

“Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyebut program Koperasi Desa Merah Putih juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi desa. Ia menjelaskan bahwa sebagian keuntungan koperasi akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa,” ujar Yandri.

Menurutnya, pembagian keuntungan tersebut menunjukkan bahwa manfaat koperasi tidak hanya dirasakan oleh pengelolanya, tetapi juga akan kembali kepada masyarakat dan mendukung pembangunan desa.

“Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu,” ungkapnya.

Pemerintah berharap optimalisasi peran Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat perekonomian desa, memperlancar penyaluran bantuan dan subsidi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan koperasi yang berkelanjutan.

Recent PostView All

Follow Us

Recent Post

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.